nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bikin Rubah Peliharaannya Kurus Kering, Youtuber Ini Dikecam Keras Dunia!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 10:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 13 196 1871871 bikin-rubah-peliharaannya-kurus-kering-youtuber-ini-dikecam-keras-dunia-vu9naPPs54.jpg Rubah miliki Youtuber Sonia (Foto: Odditycentral)

MEDIA sosial ramai membicarakan kasus seorang perempuan di Spanyol yang membuat hewan peliharaannya kurus kering. Secara sengaja, perempuan ini mengubah kebiasaan hewan pemakan daging itu menjadi pemakan sayuran.

Adalah Sonia Sae. Perempuan cantik yang juga merupakan seorang Youtuber itu mendapat kecaman sangat keras dari dunia karena membuat rubah peliharaannya kurus kering dengan cara yang sangat tidak masuk akal. Sonia yang diketahui seorang vegetarian (hanya mengonsumsi sayur dan buah, Red) menerapkan kebiasaannya itu ke hewan peliharaannya yang sebetulnya pemakan daging.

Kabar ini pertama kali diketahui dari video Sonia sendiri yang diposting di channel Youtube-nya. Rubah Fennec di video itu terlihat sangat kurus dan terlihat sangat menderita.

Dilansir dari Oddity Central, aktivis hewan dan beberapa pengikut Sonia Sae sendiri telah menuduh dia melakukan kekejaman terhadap hewan peliharaannya yang dia beri nama Jumanji. Selidik punya selidik, Jumanji sudah menjalani hidup vegan sejak Sonia pertama kali mengadopsinya pada 2014 silam.

Foto-foto rubah yang tampaknya malnutrisi ini telah beredar secara online, bersama dengan beberapa postingan Sonia sendiri dimana dia mengakui bahwa Jumanji menderita "kejang spontan", "setengah kebutaan", dan telah menunjukkan penurunan berat badan secara drastis.

Sebuah petisi menuntut agar si youtuber ini memberi makan Jumanji makanan yang "tepat" atau menyerahkannya ke tempat perlindungan yang dapat memenuhi kebutuhannya yang kompleks.

"Sonia menolak untuk mendengarkan para ahli yang sangat terkejut dengan perlakuannya terhadap Jumanji dan telah menghubunginya mengenai kesehatan rubah fennec-nya," kata pengguna Facebook Alice Natanya Moore dalam sebuah posting yang telah dibagikan lebih dari 28.000 kali. Dia juga berbagi email yang dia terima dari organisasi kesejahteraan hewan yang juga mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang kesehatan hewan tersebut.

Menurut situs Foxes and Friends, diet fennec ini sangat keliru. Hewan yang dijinakkan itu seharus mengonsumsi makanan liar alami mereka dan harus mendapatkan makanan hewan berkualitas tinggi yang kaya daging. Sekalipun ingin menjalankan diet hewan peliharaan, tentunya sesuai dengan arahan dokter hewan.

Di sisi lain, setelah posting Moore ini menjadi virus di media sosial, Sonia Sae dibombardir dengan komentar dari orang-orang yang memintanya untuk memberi Jumanji makanan yang tepat. Namun Sonia menolak kritik tersebut dengan mengatakan bahwa penampilan hewan peliharaannya yang mengkhawatirkan itu bukan karena diet vegan yang dia terapkan pada Jumanji, tapi karena alergi serbuk sari.

Netizen pun berkeras agar Jumanji diberikan asupan makanan yang mengandung asam amino tinggi yang memang dibutuhkan untuk hewan karnivora seperti taurine dan lisin.

"Terima kasih telah memperhatikan kesehatan Jumaji. Dia dalam kondisi yang baik-baik saja, tes darahnya baik-baik saja, dia sehat, lucu, dan belum menunjukkan tanda-tanda malnutrisi selama sekitar 3 tahun bersama saya," tulis youtuber vegan di Facebook.

"Jumanji baik-baik saja. Saya tidak akan pernah melakukan sesuatu untuk membahayakan kesehatannya," sambung Sonia kepada The Sun. "Foto-foto yang telah dibagi berasal dari alergi serbuk sari yang dia miliki," ungkap Sonia lagi.

Sae juga telah mengunggah beberapa video Jumanji yang terlihat lebih sehat daripada foto yang beredar sekarang. Di foto itu, Jumaji terlihat sedang berlarian dan melompat ke tempat tidur. Sonia membagikan video ini untuk menunjukkan pada orang-orang bahwa mereka telah disesatkan dengan informasi yang keliru.

Namun, itu tidak berjalan dengan baik, karena banyak orang mulai menuduhnya menggunakan rusa fennec lainnya yang tampak sehat untuk menutupi pelecehannya.

Sonia tidak menyerah. Youtuber asal Barcelona itu lalu mengatakan bahwa dia akan memasang video baru dan membongkar semua kebohongan yang telah disebarkan oleh beberapa orang tentang keseluruhan situasi ini. Tidak hanya itu, Sonia juga akan melakukan tes darah yang diperbarui pada hewan yang menurutnya baik-baik saja.

Sementara itu, skandal ini memicu perdebatan mengenai apakah manusia boleh memelihara rubah fennec. Seperti yang diungkapkan Dr Heather Rally, seorang dokter hewan pengawas untuk Yayasan PETA.

"Rubah Fennec itu hewan sensitif, hewan nokturnal rentan yang secara alami takut pada manusia dan tidak boleh dipelihara sebagai hewan pendamping," kata Rally pada BBC.

"PETA mendesak Sonia untuk mengirim rubah itu ke tempat yang lebih aman di mana tempat itu dapat memenuhi kebutuhan Jumaji," tambah Rally.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini