nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sensasi Spa di Tengah Hutan Belantara dengan Konsep Back To Nature

Renny Sundayani, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 22:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 14 194 1872813 sensasi-spa-di-tengah-hutan-belantara-dengan-konsep-back-to-nature-Yvx0evwzWi.jpg Spa di tengah hutan (Foto: Renny/Okezone)

Membicarakan keindahan alam Pulau Dewata memang tak ada habisnya. Bali adalah destinasi wisata favorit wisatawan asing dan domestik. Bahkan tak sedikit artis serta konglomerat Indonesia, yang menginvestasikan hartanya di sana. Mereka membangun villa untuk tempat beristirahat, sampai memutuskan tinggal menetap.

Banyak destinasi yang bisa dilakukan di Bali, salah satunya adalah mencoba spa di tengah hutan. Spa yang berada di Hohinoya Bali menawarkan spa yang unik. Okezone pun berkesempatan menjajal spa yang miliki konsep back to nature.

Letaknya yang dilantai bawah, membuat tamu atau pengunjung harus turun kebawah menggunakan lift. Liftnya pun berbeda dengan lift pada umumnya yang terdapat di gedung perkantoran atau mal. Lift tersebut sengaja di design outdoor, sehingga tamu bisa melihat rimbunnya hutan.

Sebelum memulai perawatan spa, tamu disuguhkan minuman jamu di sebuah ruangan tunggu. Rasa adem ditambah aroma khas rempah menjadi ciri khas spa yang terletak di Ubud, Bali.

Setelah menunggu, terapis yang ramah, membawa saya ke ruangan utama spa dan ruang jacuzi. Saya pun takjub melihat desain interior yang dibuat se-alami mungkin. Desain ruangan dibuat transparan, sehingga pengunjung bisa melihat secara langsung hutan lebat.

Jakuzi dengan interior mewah dan berteknologi tinggi, membuat tamu diberi pilihan untuk bermanja-manja berendam di dalam jacuzi. Seperti 4 tombol switch yang bisa diganti-ganti tekanannya sesuai keinginan tamu. Namun sayangnya, ruangan spa tidak tersedia musik relaksasi, yang biasa hadir di setiap tempat spa.

Treatment dimulai dengan memasukan kaki ke footbowl untuk dibasuh dengan air hangat, tak lupa garam kasar dimasukkan ke dalam footbowl. Terapis pun memulai dengan pijatan ringan dikaki selama 3 menit. Setelah itu, saya pun diberi perintah untuk membuka kimono dan tengkurap, kemudian terapis membunyikan bel gelombang, guna agar tamu bisa relaksasi.

Perawatan pertama seluruh tubuh dipijat menggunakan minyak guna melancarkan peredaran darah dan mengendurkan ketegangan otot. Teknik massage pun mengadopsi herbal dan rempah-rempah asli dari tanah jawa. Pijatan dimulai dengan pijatan di kaki. Terapis menanyakan apakah tekanannya sesuai dengan yang kita kehendaki, saya pun berkata, ”Perfect!”. Pijatan pun dilakukan kurang lebih 1,5 jam. 

Setelah proses pemijatan selesai seluruh tubuh saya pun dibalurkan scrub dengan sentuhan produk olahan herbal, yang dipercaya dapat memberikan efek mengangkat kulit mati.

“Keunggulan dari sesi treatment ini adalah tamu bisa merasakan spa, tenang sambil melihat pepohonan hijau dan suara derunya sungai, ” papar salah satu terapis.

Setelah semua tahapan treatment tersebut, tamu dipersilakan untuk berendam air hangat di jacuzi bersama tebaran bunga panca air yang berwarna-warni. Tamu juga diberi pilihan untuk mengatur tekanan air di dalam jacuzi. Rasanya sangat menyegarkan!

Untuk 1 kali treatmen spa, tamu harus membayar kurang lebih Rp 2 juta selama 2 jam. Untuk spa dibuka mulai pukul 09.00 pagi hingga 20.00 malam.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini