Melahirkan di Laut Merah, Bayi Ini Dijuluki "The Real Water Baby"

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 11:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 14 481 1872482 melahirkan-di-laut-merah-bayi-ini-dijuluki-the-real-water-baby-6FEjtwdIu3.jpg Melahirkan di Laut (Foto: Dailymail)

ANDA mungkin sudah familiar dengan istilah "water birth"? Proses melahirkan di dalam air itu dianggap paling baik karena meminimalisir rasa sakit dan kondisi bayi akan lebih sehat.

Namun, kebanyakan orang melahirkan dengan proses ini di dalam rumah dengan persiapan yang cukup panjang. Mulai dari menyiapkan tempat melahirkannya yaitu kolam buatan. Kemudian menyiapkan air hangat dengan suhu yang paling pas bagi si ibu.

Nah, apa jadinya jika proses melahirkan "water birth" ini dilakukan di laut langsung? Terbayang seberapa berisikonya?

Once back on shore the new mother was reunited with her child in these images which were taken by Hadia Hosny El Said  from a nearby balcony and then shared on social media

Dikabarkan Daily Mail, Rabu (14/3/2018), seorang ibu asal Rusia telah melahirkan di Laut Merah, Mesir. Kedatangannya ke Mesir ternyata hanya untuk melahirkan dan lokasi Laut Merah dipilih karena diyakini laut ini suci oleh sebagian orang.

Hadia Hosny El Said menangkap gambar-gambar ini dari balkon apartemen pamannya di Dahab, sebelah utara Sharm el-Sheikh. Dari foto-foto yang terlihat menunjukkan ayah baru yang muncul dari lautan membantu membawa bayinya yang baru lahir. Tali pusar sang bayi pun masih menempel di perutnya.

Beberapa saat kemudian sang ibu juga muncul dari arah laut seolah baru saja berenang, sebelum dipertemukan kembali dengan anaknya di pantai.

Hadia mengatakan bahwa pria yang lebih tua yang membawa bayi adalah seorang dokter yang mengkhususkan diri pada "water birth", yang berarti persalinannya sudah diatur sebelumnya. Jadi, bukan kecelakaan, ya.

Sejak Hadia membagikan foto-foto ini di Facebook pada Sabtu lalu, postingan ini kemudian menjadi virus bagi netizen. Sedikit informasi, postingan ini telah dibagi lebih dari 2.000 kali dan menarik ribuan komentar.

Di sisi lain, identitas ibu ini belum terungkap. Begitu juga dengan kondisi bayinya. Namun, dari foto-foto ini terlihat bahwa keduanya sehat dan bahagia menerima kehidupan baru.

Sementara itu, Hadia menceritakan awal kejadiannya. Jadi, si wanita berenang ke arah tengah laut sebelum melahirkan. Diikuti di belakangnya sang suami dan dokter yang membantunya melahirkan bayi.

Setelah berhasil melahirkan, plasenta dimasukkan ke dalam mangkuk sebelum bayi diangkat dari air dengan tali pusar yang masih menempel.

Seorang anak lain yang diketahui kakak dari bayi yang baru lahir itu menunggu di pantai sebelum menyapa kedatangan adiknya. Sang ibu kemudian menghampiri bocah tersebut dan suasana kala itu dijelaskan Hadia cukup mengharukan.

Para komentator di media sosial memuji 'keindahan' dan 'kemudahan' kelahiran air.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini