Muncul Narkoba Jenis Baru Pentilon, Psikolog Imbau Berani Bilang Tidak untuk Narkotika!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 18:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 14 481 1872803 muncul-narkoba-jenis-baru-pentilon-psikolog-imbau-berani-bilang-tidak-untuk-narkotika-dY2sigrXmP.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Indonesia kembali dikejutkan dengan hadirnya varian baru narkotika. Dengan nama Pentilon, narkoba jenis ini menjanjikan pemakainya "fly" dengan cara yang lebih mudah.

Tapi, apapun itu jenisnya, narkotika adalah sesuatu yang tidak ada pengecualian untuk dikonsumsi. Sebab, semua jenis narkoba tidak ada yang menguntungkan bagi tubuh manusia.

Seperti yang ditegaskan Psikolog Melly Puspita Sari, S.psi, M, NLPm, tidak ada pengecualian untuk penggunaan narkotika. "Obat penenang sebetulnya hanya bisa dikeluarkan oleh mereka yang bertanggungjawab akan obat tersebut. Masyarakat umum sama sekali tidak berhak untuk obat-obat yang hanya bisa keluar dengan resep dokter," ungkap Melly saat diwawancarai Okezone, Rabu (14/3/2018).

Dengan alasan apapun, seperti misalnya agar lebih tenang, lebih fit, atau lebih membuat otak bekerja lebih aktif, tidak boleh seseorang mengonsumsi jenis narkoba apapun. Sekali lagi, yang boleh menggunakan obat penenang adalah mereka yang memang punya hak untuk menggunakannya seperti dokter atau psikiater.

"Tapi, peraturan itu kemudian malah membuat orang kita (Indonesia) puter otak. Alhasil, campur sana campur sini. Hal ini yang malah membuat obat tersebut semakin parah pengaruhnya di tubuh manusia. Pemakai akan menanggung rasanya, si pengedar lepas tangan," terang Melly.

Salah satu dampak paling umum dan mengkhawatirkan adalab gangguan syaraf. Kalau ini sudah dialami si pengguna narkoba, maka dia harus recovery dengan narkoba selama seumur hidup. Ini tentunya fakta yang mesti diperhatikan semua pihak.

Nah, Melly melanjutkan, bagi Anda yang coba-coba mau ikut jerat narkoba, maka hanya ada 3 tempat. Yang pertama adalah rumah sakit, penjara, atau kuburan. Tidak ada pilihan lain dan sudah sepatutnya tidak ada ketertarikan lebih pada narkoba ini.

"Bagi Anda yang mau coba-coba, ingat perkataan ini, 'kalau kamu sudah kena dampaknya, sahabat kamu tidak akan pernah mau tanggung jawab pada dampak yang terjadi pada diri kamu. Lagipula, sahabat yang baik adalah mereka yang tidak akan pernah mengarahkan Anda ke arah yang negatif bahkan merusak diri sendiri," tambah Melly.

Melly melanjutkan, siapapun Anda, sudah menjadi keharusan untuk Anda menghargai diri Anda sendiri dan harus tahu bahwa narkoba itu sesuatu yang tidak bermanfaat sama sekali. "Penyesalan adanya di akhir, kalau di awal namanya pendaftaran! So, jangan pernah mau dibujuk rayuan siapapun demi narkoba. Ingat! Berani berkata tidak untuk narkoba itu pilihan yang paling tepat. Kehilangan teman buruk itu bukan masalah, mau merusak diri sendiri itu pemikiran orang bodoh," papar Melly.

Bicara mengenai narkoba teranyar ini, Anda mesti tahu bahwa pentilon bisa menyebabkan stimulan, halusinasi, dan euforia berlebihan, termasuk di dalamnya insomnia.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini