Share

Bikin Roti Sering Gosong dan Bantat? Mungkin Ini Penyebabnya!

Dinno Baskoro, Jurnalis · Senin 19 Maret 2018 20:40 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 19 298 1875037 bikin-roti-sering-gosong-dan-bantat-mungkin-ini-penyebabnya-nmkvwukIaa.jpg Ilustrasi membuat roti (Foto: Happyhomebasics)

MASYARAKAT Indonesia sudah tidak asing lagi dengan hidangan roti, baik roti manis atau gurih. Ya, roti sepertinya sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Meski banyak tersedia roti di pasaran, namun tak ada salahnya bukan? Jika membuat roti sendiri di rumah yang kualitasnya tentu lebih higienis. Namun jangan putus asa dulu jika membuat roti dan hasilnya gagal.

Sebenarnya, membuat roti di rumah tak sesulit yang dibayangkan. Jika mengetahui kunci sukses membuat roti, hasil roti bikinan sendiri akan jauh lebih enak.

 (Baca Juga: Tidur saat Lampu Menyala Dapat Menyebabkan Obesitas dan Risiko Kanker Payudara)

Setidaknya ada beberapa hambatan dalam membuat roti yang sering ditemui. Misalnya roti tidak mengembang, rotinya keras hingga gosong saat dipanggang.

Untuk itu, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengecek kembali bahan yang digunakan. Misalnya saja tepung, bahan ini harus disesuaikan hasil roti yang diinginkan. Jika ingin membuat roti bertekstur lembut, tentu harus menggunakan protein sedang.

"Bikin roti untuk pemula paling aman itu ikuti resep yang ada. Pilih bahan berkualitas, mulai dari tepung, roti, gula, ragi dan lain sebagainya. Pahami fungsi dari bahan-bahan tersebut," ujar Chef Achen dalam acara bertajuk "Bungasari dan Ny. Liem Cari Home Chef" dalam keterangan yang diterima Okezone.

Ketika sudah memahami bahan baku dan mengikuti resep, barulah pahami ketika memasukan ragi ke dalam adonan. Karena, tingkat pengembangan roti jadi kunci sukses membuat roti.

"Yang sering terjadi kalau bikin roti itu hasilnya rotinya mengerut dan bantat. Kuncinya itu di proses fermentasi," tambahnya.

Lebih lanjut, proses fermentasi pada adonan roti harus dilakukan pada suhu ruang dan ketika adonan roti sudah kalis (elastis). Perhatikan serat pada adonan tersebut, jika sudah terlihat, hal itu pertanda bahwa roti sudah cukup melalui proses fermentasi dan siap dipanggang.

Memanggang roti juga jadi poin penting terhadap hasil akhir. Usahakan panas oven dan durasi pemanggangan disesuaikan dengan yang tertera pada buku resep. Sebab, beda jenis roti, beda pula suhu dan waktu yang dianjurkan.

 (Baca Juga: Chef Harada Tutup Usia, Intip Lagi Kreasi Masakannya yang Bikin Ngiler & Menggemaskan)

Setelah roti matang, letakkan pada wadah terbuka dulu. Hal tersebut berfungsi untuk mengeluarkan suhu panas pada roti dan melalui proses pendinginan agar teksturnya tetap terjaga. Lalu, roti siap dihidangkan atau disimpan di wadah tertutup untuk menjaga tekstur lembut roti.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini