nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Nyeri saat Haid, Waspadai 7 Gejala Gangguan Kesehatan Mulai Tumor hingga Infeksi Rahim

Widya Marchellin, Jurnalis · Senin 19 Maret 2018 12:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 19 481 1874708 sering-nyeri-saat-haid-waspadai-7-gejala-gangguan-kesehatan-mulai-tumor-hingga-infeksi-rahim-obkgGFNqgz.jpg Nyeri saat haid waspadai gangguan kesehatan (Foto:Ilustrasi/Gapyear)

NYERI haid memang normal pada kebanyakan wanita, yang dapat terjadi saat menstruasi dimulai (atau sesaat sebelumnya) dan berlanjut selama dua sampai tiga hari. Gejala dapat berkisar pada tingkat keparahan dari gangguan ringan sampai rasa sakit parah yang mengganggu aktivitas normal.

Perlu diketahui salah satu penyebab nyeri saat haid adalah adanya bahan kimia yang melapisi rahim sehingga menyebabkan protaglandin merangsang otot rahim berkontraksi.

Selain itu nyeri haid yang berlebihan dapat disebabkan karena beberapa kondisi kesehatan berikut, diantaranya:

BACA JUGA:

Jangan Diabaikan, Ini 9 Fakta Tentang Flu!

Gejala Premenstrual (PMS)

Gejala premenstrual atau Premenstrual Syndrome (PMS) adalah gejala yang menyebabkan perempuan mengalami perubahan hormonal dalam tubuh. Hal ini terjadi pada satu hingga dua minggu sebelum darah menstruasi keluar. Kondisi ini pada umumnya akan berakhir setelah darah haid keluar.

Endometris

Endometriosis atau radang yang terkait dengan hormon estrogen disertai perambatan pembuluh darah hingga muncul keluar dari rahim.

Fibroid

Fibroid adalah tumor jinak yang terjadi di bagian atas atau di dalam otot rahim. Satu sel membelah berkali-kali dan terus berkembang menjadi menjadi sebuah massa solid yang terpisah dari bagian rahim. Tumor ini dapat berkembang menjadi sebuah atau beberapa blok dengan ukuran yang berbeda-beda.

Adenomyosis

Adalah suatu kondisi di mana jaringan endometrium, tumbuh ke dalam dinding otot rahim. Kondisi tersebut paling mungkin terjadi pada akhir masa subur dan setelah memiliki anak. Adenomyosis tidak sama dengan endometriosis.

Infeksi pada organ reproduksi

Infeksi akan menyebabkan peradangan pada organ reproduksi seperti rahim, saluran falopi, atau ovarium maka rasa sakit berlebihan dapat saja terjadi. infeksi dapat terjadi karena bakteri yang disebarkan melalui hubungan seksual.

BACA JUGA:

Wanita Prancis Ini Punya 4 Payudara, 2 Vagina dan Tiga Kaki

Kehamilan ektopik

Kehamilan tidak normal atau ektopik yaitu kehamilan yang berada di luar lapisan dalam rahim dapat mengakibatkan nyeri saat haid.

Penyempitan dinding rahim

Kondisi ini menyebabkan darah haid berjalan lambat karena ukuran leher rahim sempit dan tidak hanya itu juga membuat bertambahnya tekanan pada rahim.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini