nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berbagai Tes Kesehatan yang Perlu Dilakukan Wanita Saat Memasuki Umur 40 Tahun

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Rabu 21 Maret 2018 16:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 21 481 1875980 berbagai-tes-kesehatan-yang-perlu-dilakukan-wanita-saat-memasuki-umur-40-tahun-Fn8zgtiOJU.jpg Ilustrasi (shutterstock)

4. Pemeriksaan mata

Tes kesehatan untuk wanita yang tak kalah pentingya yaitu tes mata. American Optometric Association menyatakan ketika wanita memasuki usia 40 tahun maka kesehatan matanya harus diuji setiap 1-3 tahun sekali.

Penyakit yang mengancam kesehatan mata wanita di usia 40-an adalah glaukoma, rabun dekat, dan penyakit degenerasi makula. Selain itu, jika Anda mengidap diabetes maka kesehatan retina Anda juga perlu dicek karena diabetes bisa menyebabkan gangguan kesehatan mata.

5. Skrining kanker serviks

Wanita yang berusia antara 30-65 tahun perlu menjalani tes pap smaer setiap tiga tahun sekali dan HPV setiap lima tahun sekali. Jangan ragu untuk menceritakan riwayat seksual Anda pada dokter untuk melihat apa saja hal yang perlu dikhawatirkan dari hal tersebut. Terlebih jika Anda memiliki riwayat berganti-ganti pasangan.

6. Pemeriksaan payudara

Skrining payudara yang paling utama dan awal dimulai dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Hal ini dilakukan dengan cara memeriksa kondisi payudara sendiri dengan mendeteksi apakah terdapat perubahan seperti adanya benjolan, bentuk, kerutan, lekukan di sekitar payudara dengan cara merabanya.

Selain itu, penting untuk menyadari adanya perubahan pada puting susu. Perubahan itu bisa meliputi bentuk, ukuran, ruam, dan nyeri.

7. Pemeriksaan kulit

Kulit menjadi bagian penting yang tak boleh dilewatkan dari rangkaian tes kesehatan untuk wanita. Pasalnya, kulit menjadi tameng tubuh yang setiap harinya terkena paparan langsung sinar matahari maupun polusi.

Oleh karena itu, seiring dengan pertambahan usia Anda perlu memberi perhatian lebih pada kesehatan kulit. Wanita berkulit putih terutama berisiko tinggi terkena kanker kulit seperti melanoma dan jenis lainnya dibandingkan dengan wanita berkulit gelap.

Memiliki keluarga dengan melanoma dan sering mengalami sengatan sinar matahari langsung di usia muda meningkatkan risiko Anda untuk terkena kanker kulit. Oleh karenanya, lakukan pemeriksaan ke dokter khusus kulit untuk mengecek kondisi kulit Anda secara keseluruhan. Selain itu, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter jika Anda melihat perubahan pada kulit seperti tahi lalat yang membesar, ruam, arau bercak.

8. Pemeriksaan tiroid

Sekitar 13% wanita yang berusia 35-65 tahun memiliki hipotiroidisme (tiroid yang kurang aktif). Oleh karena itu, Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan tiroid setidaknya setiap lima tahun sekali. Pasalnya, beberapa kelainan tiroid juga lebih umum terjadi setelah masa menopause.

Tiroid yang kurang aktif biasanya diukur melalui tes darah. Jika Anda mengalami gejala seperti perubahan mood, penambahan berat badan, kebiasaan tidur, dan peningkatan kolesterol secara tiba-tiba maka segera konsultasikan dengan dokter Anda karena hal ini bisa mengindikasikan adanya masalah pada tiroid.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini