nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pameran Buku Terbesar di Asia Tenggara Hadir di Indonesia

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 22 Maret 2018 20:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 22 196 1876669 pameran-buku-terbesar-di-asia-tenggara-hadir-di-indonesia-GxLIAT4i0F.jpg Ilustrasi buku (Foto: Winona)

KEMAJUAN zaman memang sudah berkembang pesat, sekarang mau tidak mau kita sebagai masyarakat global dunia hidup di era digital dengan segala kemajuan teknologi.

Kemajuan teknologi ini bisa dilihat salah satu bentuknya dengan budaya membaca buku. Jika dulu membaca buku dilakukan dengan buku berbentuk fisik, sekarang dengan sekali sentuhan di layar handphone, buku berbentuk digital seperti e-book ataupun wattpadd pun bisa mudah dinikmati.

 BACA JUGA:

Es Krim Ber-Topping Ulat hingga Jangkrik, Yakin Punya Nyali untuk Mencoba?

Alhasil, secara langsung atau tidak minat membaca buku dari masyarakat khususnya masyarakat Indonesia menjadi bertambah rendah. Namun, bukan berarti penikmat dan pembaca buku konvesional kini menjadi hilang sama sekali.

Bagi para pembaca sekaligus penikmat buku konvesional, melihat lalu menyentuh kemudian membaca buku konvensional berbentuk halaman-halaman kertas tetap bisa menghadirkan kenikmatan tersendiri yang mana pengalaman ini tidak bisa didapatkan ketika membaca buku versi digital.

Nah, kabar terbaru satu ini pastinya bisa membuat pencinta buku menjadi gembira mendengarnya. Bagaimana tidak? Sebab, perhelatan pameran buku terbesar di Asia Tenggara "The Big Bad Wolf Sale" diketahui akan kembali digelar! Acara ini sendiri akan digelar selama dua belas hari, mulai dari 29 Maret hingga 9 April 2018 di Hall 7-10 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City dan dibuka selama 24 jam!

Menariknya, event yang sudah digelar sejak 2016 ini pada tahun 2018 ini dihadirkan lebih menarik. Seperti keterangan dari Uli Silalahi selaku Presiden Direktur PT. Jaya Ritel Indonesia sebagai pihak penyelenggara, yang menyebutkan bahwa gelaran acara yang kerap disebut dengan BBW di tahun ini dihadirkan dengan sedikit perbedaan dari gelaran tahun sebelumnya. Apakah itu?

"Kami senang dan bangga bisa menghadirkan kembali pameran buku The Big Bad Wolf ini. Bahkan tahun ini kami menambahkan jumlah buku yang tahun lalu berjumlah 5 juta buku di 2018 ini ada 5,5 juta buku, baik buku internasional maupun buku lokal berbahasa Indonesia dari lebih 10 penerbit lokal. Selain itu, tahun ini ada buku berbahasa Mandarin," ujar Uli saat ditemui Okezone, Kamis (22/3/2018) dalam acara konferensi media di kawasan Jakarta Pusat.

Sedangkan untuk rasio kategori buku, Uli menambahkan, mengingat acara ini masih berfokus kepada tujuan utama yakni meningkatkan minat membaca buku masyarakat Indonesia khususnya anak-anak. Maka jutaan buku yang dihadirkan nanti, rasio perbandingannya tetap akan lebih banyak untuk anak-anak.

"Buku-buku ini kita hadirkan 70 persen buku bacaan anak ya, nah 30 persennya buku-buku genre lain. Seperti misalnya hobbies, buku memasak, buku tentang bercocok tanam, menjahit dan sebagainya selain tentu ada juga buku-buki bergenre fiksi," tambahnya.

 BACA JUGA:

6 Foto Buktikan kalau Bulu di Tubuh Bisa Dikreasikan, Bentuk Bra hingga Love

Acara pameran buku yang tahun ini menargetkan pengunjung 750.000 pengunjung ini sendiri lebih lanjut diketahui tidak hanya hadir dengan daya tarik ketersediaan ragam buku yang sangat banyak, tetapi juga di soal harga. Sebab, 5,5 juta buku yang dihadirkan di The Big Bad Wolf 2018 ini akan dijual dengan potongan harga mulai dari 60 hingga 80 persen untuk semua buku dari berbagai genre dan kategori usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Sebagai tambahan, untuk memberikan kenyamanan, pengunjung juga bisa menikmati berbagai sajian makanan dan minuman yang dijajakan khusus di Hall 7, sebanyak kurang lebih 60 tenant di mana di antaranya 30 tenant makanan dan minuman akan tetap buka beroperasi selama 24 jam penuh. Ditambah lagi dengan penambahan jumlah kasir baik di area buku ataupun area kuliner, serta tambahan adanya lokasi untuk beristirahat.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini