Makanan yang Dibeli Tidak Sama dengan Foto Iklannya, Pelanggan Murka di Media Sosial

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 22 Maret 2018 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 22 298 1876365 makanan-yang-dibeli-tidak-sama-dengan-foto-iklannya-pelanggan-murka-di-media-sosial-F8ZIzuGRny.jpg Beda bentuk makanan yang iklan dengan kenyantaan (Foto:Dailymail)

SALAH satu alasan membeli sebuah makanan adalah iklan. Semakin menarik iklan yang disajikan, maka semakin tinggi juga keinginan untuk memilikinya.

Tidak bisa dipungkiri juga, iklan memang memiliki andil kuat dalam menentukan sebuah pilihan atau keputusan pembelian sebuah barang. Sekalipun Anda tidak mengenal rasa makanan atau minuman yang ditawarkan, dengan visualisasi iklan rasa dari panganan itu bisa tergambarkan di lidah.

Namun, apa yang ditampilkan di iklan, tidak selamanya sama dengan kenyataan. Ya, bisa dikatakan seperti membeli kucing dalam karung. Anda tidak akan tahu bagaimana kondisi barang itu sampai Anda sendiri yang melihatnya.

BACA JUGA:

Viral! Orang Bule Sebut Nangka Sebagai Buah yang Rasanya Mirip Daging Babi, Intip Videonya!

Kejadian satu ini mungkin bisa menjadi pelajaran bagi pemilik usaha makanan atau juga pelanggan untuk memastikan makanan yang akan dia beli. Di Italia, ada seorang pelanggan yang membeberkan keburukan sebuah restoran dan menjadi buah bibir di media masa.

Bagaimana tidak, apa yang dia lihat di iklan, tidak sama dengan apa yang dia terima. Dilansir dari Daily Mail, Kamis (22/3/2018), makanan ini berupa pizza, kentang goreng, dan beberapa tambahan makanan lain dalam satu boks yang sama. Harga yang ditawarkan cukup tinggi yaitu Rp206 ribu untuk satu kotak.

The Italian at Redstones, yang terletak di Uddingston, South Lanarkshire, adalah restorannya. Tempat makan ini mengiklankan kotak makanan yang baru yang berisi chip yang menggugah selera, stik mozzarella, dan potongan ayam. Dari penampilan iklan yang ditawarkan benar-benar menarik untuk disantap!

 

Tapi, apa yang benar-benar terjadi membuat siapapun sepertinya bakal kecewa. Pasalnya, yang dialami Martin Fergus mungkin membuat siapapun bakal kapok memesan di tempat makan tersebut.

Makanan yang datang ke rumahnya membuatnya mungkin jijik dan selera makannya hilang seketika. Apa yang ada di dalam boks itu benar-benar tidak sama dengan iklan yang ditampilkan. Kondisi makanan yang diterima, Fergus bagikan ke media sosial dan membandingkannya dengan iklan. "Mimpi vs kenyataan. The Redstones membuat kekacauan ini menjadi nyata," tulis Fergus di media sosialnya.

 BACA JUGA:

Praktisnya Bikin Sandwich Ikan Gulung untuk Menu Sarapan

Pemilik restoran itu mengatakan pada hari Selasa bahwa dia merasa malu dengan isi kotak Fergus dan kejadian itu bukanlah cerminan yang tepat dari restoran itu.

Pihak restoran memberikan penjelasan bahwa makanan yang disajikannya itu menggambarkan kelezatan makanan Italia yang lezat. Penampilannya pun biasanya sangat diperhatikan. Makanya, dengan adanya kabar ini, pihak restoran pun sangat meminta maaf pada publik.

Terkait dengan pernyataan restoran, selain mereka meminta maaf, pihak restoran pun berjanji bakal menyelidiki kasus ini lebih lanjut. "Kami sedang mencoba menyelidiki siapa yang sedang shift dan mempertanyakan alasan mengapa pelayan kami mengirimkan produk seperti itu. Saya pastikan akan ada dampak bagi koki atau manajer yang mengirimkannya. Kami sangat terkemuka di daerah untuk kualitas makanan dan layanan kami, adanya kasus ini menjadi pelajaran bagi kami," terang co-owner of the Italian at Redstones George Tsamasfyris.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini