nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hore! Pendakian Gunung Semeru Dibuka 4 April 2018

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 02 April 2018 07:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 02 406 1880805 hore-pendakian-gunung-semeru-dibuka-4-april-2018-JGI6f01K0v.jpg Gunung Semeru (Foto: Okezone)

Bagi Anda yang hobi mendaki, ada kabar gembira buat para pendaki. Pasalnya pengelola Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), bakal membuka akses pendakian.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Besar TNBTS, John Kenedie yang mengaku telah menggelar rapat kordinasi dengan berbagai pihak, terkait pembukaan kembali akses pendakian menuju gunung Semeru mulai 4 April mendatang.

"Dari rapat itu, ada beberapa kesepakatan yang ditandatangani salah satunya kesepakatan pembukaan jalur pendakian Gunung Semeru," ujarnya saat dihubungi Okezone, kemarin.

Menurutnya, pembukaan kembali jalur pendakian Gunung Semeru telah melalui berbagai survei dan pembersihan jalur oleh petugas TNBTS. Sehingga jalur tersebut dinyatakan aman bagi pengunjung dari pohon tumbang dan tanah longsor.

Namun, ia mengungkapkan ada dua catatan penting dalam aktivitas pendakian ke Gunung Semeru ini yang harus diperhatikan seluruh pihak.

"Pertama pendakian tidak diperbolehkan ke puncak Mahameru. Kedua pendakian dibatasi hingga Kalimati saja," lanjutnya.

Hal ini karena status Gunung Semeru masih berada pada level II waspada sehingga pendaki tak boleh melakukan aktivitas hingga radius 4 kilometer dari puncak Jonggring Saloko.

"Alasannya karena masih berbahaya. Ini rekomendasi dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi)," jelas John Kenedie. Pihak TNBTS juga menandai beberapa area yang dilarang untuk berkemah atau mendirikan tenda. Petugas juga telah menambah peringatan daerah rawan longsor dari daerah Kalimati ke Arcopodo.

"Kami himbau pengunjung untuk mematuhi segala peraturan dengan menjaga kebersihan sampah, menggunakan jalur resmi supaya tidak tersesat, dan tidak ada insiden kecelakaan atau pendaki yang tersesat," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, akses pendakian di Gunung Semeru sempat ditutup per 1 Januari 2018 karena seringnya hujan dan cuaca buruk sehingga dapat mengancam keselamatan pendaki. Selain itu, penutupan juga untuk pemulihan ekosistem alamiah di sepanjang jalur pendakian.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini