nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Kesalahan Kritis Dapat Merusak Karir, Masih Anda Lakukan?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 03 April 2018 13:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 03 196 1881367 5-kesalahan-kritis-dapat-merusak-karir-masih-anda-lakukan-6eM8bfrbAv.jpg Ilustrasi wanita berkarir (Foto: Glamour)

MENJAGA reputasi profesionalitas dalam bekerja adalah hal yang sepatutnya diperhatikan. Bagaimana pun, dengan reputasi yang baik, ini akan memengaruhi kualitas diri Anda di tempat bekerja. Tidak hanya itu, dengan profesionalitas yang baik, kesuksesan Anda pun bisa didapat.

Kendati demikian, terkadang ada hal sepele yang dapat merusak reputasi tersebut yang bahkan Anda tidak menyadarinya. Hal-hal berikut ini bahkan bisa dikatakan menjadi kultur tersendiri di beberapa perusahaan. Berikut beberapa kesalahan yang dapat menghancurkan karir Anda.

BACA JUGA:

Bukan Transgender, Lelaki Filipina Ini Dulunya Cewek Tulen Loh!

Mengabaikan hubungan dengan rekan kerja dan atasan

Sebagian besar orang keliru menganggap bahwa perkembangan karir mereka bergantung pada kualifikasi IQ dan akademik semata. Meskipun ini bisa memberi Anda pekerjaan, Anda juga membutuhkan lebih dari itu untuk memiliki karir yang progresif.

Menurut Law Settlement Funding, salah satu hal terpenting jika Anda ingin naik dalam karir adalah memiliki hubungan baik dengan rekan kerja dan atasan. Sebaliknya, jika Anda berpikir bekerja saja cukup dan tidak harus berhubungan baik dengan rekan kerja dan atasan, maka jangan heran jika Anda akan keluar dengan segera dari pekerjaan.

“Sejauh ini, salah satu hal terpenting jika Anda ingin naik dalam karir Anda adalah memiliki hubungan baik dengan rekan kerja dan atasan. Bahkan, ini sering dilaporkan lebih penting daripada faktor lain. Jika, di sisi lain, Anda tidak berhubungan baik dengan rekan kerja dan atasan dan berpikir bekerja yang baik itu cukup untuk Anda maka, janganlah heran jika Anda keluar dari pekerjaan segera,” kata dia.

Membatasi diri sendiri dengan tidak membangun jaringan

Jika Anda ingin maju dalam pekerjaan apa pun, jaringan adalah peluang Anda untuk terhubung dengan lebih banyak orang di dunia kerja tersebut. Memperbanyak jaringan sangatlah penting untuk mengetahui tentang bagaimana hal-hal di luar tempat Anda bekerja.

Jangan membuat kesalahan dengan membatasi diri sendiri dan tidak membangun jaringan. Ini bukan saja membatasi potensi pertumbuhan Anda, tetapi juga berdampak negatif terhadap prospek karier Anda.

Memilih diversifikasi bukan fokus

Banyak orang berpikir bahwa diversifikasi sebagai kunci keberhasilan dalam berkarir. Padahal fokus dalam pekerjaan adalah hal yang benar-benar membuat karier Anda meningkat.

Fokus dan pusatkan perhatian dalam pekerjaan menjadi hal yang terbaik dalam menuntun Anda memiliki karir yang lebih kuat daripada mendiversifikasi usaha. Bahkan, analisis para 400 miliarder dalam daftar Forbes menemukan bahwa sebagian besar miliarder tersebut fokus pada satu hal guna mencapai puncak karir mereka di bidangnya masing-masing.

Sejatinya, diversifikasi dapat membatasi lintasan karir Anda. Bahkan bisa menghancurkannya.

Tidak berhati-hati tentang kehidupan sosial

Apa yang dilakukan dalam kehidupan pribadi Anda mungkin hanya sedikit memengaruhi karir. Namun di era media sosial dan transmisi super cepat seperti sekarang, sebagian besar informasi yang diposting online tetap ada secara permanen.

Tidak peduli apa yang Anda posting di media sosial, namun media sosial dapat membebani pekerjaan, menghabiskan biaya pekerjaan di masa depan dan mencegah Anda bergerak maju dalam karir. Berhati-hati dengan apa yang Anda posting di media sosial harus menjadi yang terpenting dalam daftar langkah-langkah yang Anda ambil untuk memajukan karier Anda dan memengaruhi prospek karier Anda selamanya.

BACA JUGA:

Baznas Kembangkan Wisata Zakat, Peserta Diajak Tur ke Ciliwung

Tidak cukup tidur

Banyak orang mengorbankan tidur dengan keyakinan bahwa itu diperlukan untuk mencapai tujuan dan sasaran karir mereka. Kenyataannya, ini sangatlah tidak benar dan membahayakan diri Anda.

Selain fakta bahwa kurang tidur telah dikaitkan dengan perilaku psikopat, kurang tidur juga menghambat hubungan baik Anda dengan karyawan, atasan serta karir Anda.

Penelitian sebenarnya menunjukkan bahwa tidur tidak cukup atau kurang dari enam jam setiap hari mengarah pada efek yang sama seperti pemabuk. Sebab hal tersebut mengurangi kinerja dan mengurangi kemampuan kognitif Anda.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini