Dokter Terawan Harusnya Diapresiasi, Bukan Malah Dipecat IDI

Agregasi Antara, Jurnalis · Kamis 05 April 2018 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 05 481 1882315 dokter-terawan-harusnya-diapresiasi-bukan-malah-dipecat-idi-iA0wDMdT9J.jpg Dokter Terawan (Foto: Instagram)

Sebelumnya, Anggota Komisi IX DPR RI Dewi Aryani menyatakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wajib mengklarifikasi kasus dokter Terawan, penemu modifikasi Digital Substraction Angiogram (DSA) atau pengobatan cuci otak, karena mulai meresahkan banyak pihak.

Dewi Aryani mengatakan hal itu terkait dengan putusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) PB IDI yang memecat dr. Terawan (sapaan akrab Brigjen TNI dr. Terawan Agus Putranto) atas pelanggaran kode etik.

Dewi yang pernah terapi DSA dr. Terawan pada tahun 2017 menyarankan agar Komisi IX (Bidang Kesehatan dan Keternagakerjaan) DPR RI untuk segera memanggil IDI dan pihak dr. Terawan agar segera memberikan klarifikasi publik agar masalahnya menjadi jernih, tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

"Semua rumah sakit 'kan punya tim etik dan hukum. Maka, pihak tim RSPAD juga harusnya nanti ikut dipanggil. Seharusnya mereka melindungi pegawai-pegawai di rumah sakit tersebut," katanya.

(Baca Juga: Artis-Artis Tanah Air Ini Awet Muda, Kamu Enggak Bakal Sangka Umurnya)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini