nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada, Ini 10 Tanda Tubuh Kemungkinan Terinfeksi Virus HIV

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 05 April 2018 13:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 05 481 1882453 waspada-ini-10-tanda-tubuh-kemungkinan-terinfeksi-virus-hiv-eYxhvky5dR.jpg Sering lelah dan mengantuk (Foto: Yorkfeed)

INFEKSI HIV adalah salah satu masalah kesehatan yang serius di seluruh dunia. Banyak pasien yang harus kehilangan nyawanya karena terinfeksi penyakit tersebut. Terlebih penyakit sulit dikenali yang menyebabkan penanganan telat dilakukan.

Ada tiga tahap HIV yaitu akut, kronis, dan AIDS. Tahap HIV akut adalah tahap paling berbahaya yang menyebabkan banyak infeksi tanpa diketahui. Reaksi baru timbul kira-kira dua minggu setelah tubuh terinfeksi dan dapat memakan waktu beberapa tahun. Pada tahap tersebut, virus berkembang biak dan menular ke orang lain. HIV yang berkembang menjadi Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) tidak dapat disembuhkan dengan cara medis sehingga harus segera ditangani sebelum terlambat.

Untuk mencegah penanganan yang terlambat, ada baiknya Anda mengenali tanda-tanda awal saat tubuh terinfeksi virus HIV. Melansir Yorkfeed, Kamis (5/4/2018), berikut tanda-tandanya:

Sakit kepala

Beberapa minggu setelah terinfeksi virus HIV, seseorang biasanya akan memiliki sakit kepala yang berkepanjangan.

Kelelahan

Ketika virus sudah mulai masuk ke aliran tubuh, virus akah segera berkembang biak. Di saat itu tubuh menyadari ada antigen baru yang tidak diinginkan sehingga mulai memproduksi antibodi untuk melawan. Dalam kondisi itu, sel-sel membutuhkan begitu banyak energi untuk bertarung sementara virus menyedot energi dari sel T dan bereplikasi. Pada saat itulah tubuh mudah mengalami kelelahan.

Demam

Pada orang yang terinfeksi virus HIV, demam biasanya datang dengan berbagai tipe dan cenderung terjadi berulang kali.

Ruam

Virus HIV dapat menyebabkan infeksi kulit seperti ruam secara tiba-tiba. Bila ruam tiba-tiba muncuk, perhatikan apakah tanda lain juga muncul.

Diare

Menurut para ahli diare adalah komplikasi utama yang menyertai infeksi HIV. Diare dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan mengalami lebih banyak komplikasi.

Keringat di malam hari

Tubuh yang berkeringat di malam hari bisa dikaitkan dengan infeksi HIV. Walaupun faktor lain seperti cuaca bisa menjadi alasan. Untuk memastikannya segeralah konsultasi ke dokter bila tubuh terlalu sering berkeringat di malam hari.

Benjolan di kelenjar getah bening

Kelenjar getah bening bisa dikatakan sebagai terminal yang membersihkan dan menyegarkan sistem tubuh. Saat tubuh terinfeksi virus HIV dan terdeteksi, maka kelenjar getah bening lebih terbebani karena produksi antibodi serta banyak sel yang hancur. Hal itulah yang membuat kelenjar menjadi bengkak dan menimbulkan benjolan.

Sakit tenggorokan

Sama seperti infeksi lainnya, virus HIV bisa menyebabkan sakit tenggorokan. Bedanya di tahap awal infeksi tenggorokan akan terasa asam.

Nyeri sendi dan otot

Infeksi HIV biasanya menyebabkan peradangan karena sel-sel tubuh mencoba melawan virus. Akibatnya timbul rasa nyeri di persendian dan otot.

Ulkus mulut

Sepertiga kasus infeksi HIV menyebabkan ulkus di mulut karena sistem kekebalan tubuh yang lemah. Ulkus karena HIV sangat sulit diobati.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini