Targetkan 1,7 Juta Wisman Singapura, Kemenpar Sasar para Pencinta Selam

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Jum'at 06 April 2018 22:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 06 406 1883360 targetkan-1-7-juta-wisman-singapura-kemenpar-sasar-para-pencinta-selam-h7rMDXyIpO.JPG Kemenpar sasar turis pencinta alam asal Singapura (Foto: Utami/Okezone)

TARGET kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia tahun ini sebanyak 17 juta. Untuk pasar Singapura sendiri, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan 1,7 juta wisman ke Indonesia pada 2018.

Saat ini, Singapura merupakan salah satu dari lima negara terbanyak penyumbang wisman ke Indonesia. Tahun lalu, tercatat 1,51 juta wisman asal Negeri Singa itu yang berkunjung ke Indonesia.

Menurut Sulaiman Shehdek selaku Country Manager Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) untuk Singapura, ada beberapa tujuan wisatawan Singapura berkunjung ke Indonesia, termasuk wisata alam, budaya, dan diving atau menyelami keindahan bawah laut.

"Mereka mencari sesuatu yang menyenangkan, di Bali atau Batam. Biasanya mulai usia 25 tahun, anak-anak muda traveling ke Indonesia," ujar Sulaiman kepada Okezone di Suntec Singapore Convention and Exhibition Centre, Singapura, Jumat (6/4/2018).

Senada dengan Sulaiman, Asisten Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar mengatakan bahwa pasar Singapura untuk wisata diving di Indonesia cukup besar. Hal ini juga dikarenakan oleh banyaknya ekspatriat yang tinggal di Singapura yang ingin berlibur dengan menyelami keindahan bawah laut di Indonesia. Karena itu, Kemenpar terus konsisten berpartisipasi dalam event Asia Dive Expo (ADEX) 2018 di Singapura yang dibuka sejak hari ini hingga 8 April mendatang.

"Diving itu komunitas. Mereka tidak akan puas diving di negara sendiri dan akan cari spot lain. Di pameran ini, selain jual destinasi dengan penawaran khusus, juga menjual produk. Jadi kenapa bagus, karena selain pameran ada seminar," ujar Masruroh di Booth Kemenpar hari ini.

Dalam acara yang sama, Anggota Tim Percepatan Wisata Bahari Kemenpar, Daniel Abimanju Carnadie mengatakan, ADEX adalah ajang dive travel fair yang sudah berjalan sejak 1995. Didukung oleh fakta bahwa Singapura merupakan negara dengan sarana Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) yang baik, maka gelaran ADEX semakin besar dan bergengsi.

"Market terbesar Asia untuk diving di pasar Singapura memang besar. Bukan berarti Singaporean, tapi ada orang dari berbagai macam bangsa. Intinya adalah di sini yang kita atur market Singapura dan Asia-nya," ujar pria yang akrab disapa Abi ini.

Abi melanjutkan, dengan keikutsertaan Kemenpar dalam ADEX, maka kepercayaan para penyelam kepada dive operator Indonesia akan semakin tinggi. Namun dengan jumlah kompetitor yang semakin banyak tahun ini, Abi mengatakan kompetisi sedikit lebih berat.

"Jadi konsistensi kita di sini untuk mempertahankan posisi kita. Karena begitu kita tidak promosi, kita dilibas sama negara-negara tetangga kita. Tahun ini keikutsertaan dari negara-negara paling besar di ADEX. Jadi kompetisi kita berat," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini