Unik, Pria Ini Lamar Kekasihnya Melalui TTS

Tiara Putri, Jurnalis · Minggu 08 April 2018 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 08 196 1883687 unik-pria-ini-lamar-kekasihnya-melalui-tts-fRkF3ZEpbY.jpg Lamaran Unik dengan TTS (Foto: Independent)

MELAMAR seorang kekasih yang telah lama dipacari tentu bukan hal mudah untuk dijalani. Kebanyakan pria ingin melamar kekasihnya dengan cara yang tak biasa agar mengesankan. Tak perlu menghabiskan waktu untuk berpikir mengenai skenario, sebab cara yang unik biasanya malah datang dari kebiasaan yang sering dilakukan.

Hal itulah yang coba dilakukan oleh Edward Fraser. Sempat bingung memilih cara kreatif untuk melamar kekasihnya, pria berusia 30 tahun itu akhirnya memutuskan melamar dengan teka-teki silang (TTS). Ya, pasangan tersebut ternyata senang menghabiskan waktu untuk mengisi TTS.

Edward membutuhkan waktu selama tiga bulan untuk menyusun petunjuk di TTS. Setelah selesai, ia pun mengirim TTS tersebut ke koran lokal setempat untuk dimuat. Kemudian ia memberikan TTS tersebut kepada kekasihnya, Rachael Herman untuk mengisinya tepat di hari jadi hubungan mereka yang ketujuh.

well-have-our-u-128616.jpg

Uniknya Edward sengaja mengarahkan Rachael untuk mengisi kolom yang berupa lamaran. Pada salah satu petunjuk tertulis, "The Black Prince mulai mengungkap odes dan mencari jawaban terakhirnya di 27 mendatar." Sedangkan petunjuk di nomor 27 yaitu, "Ini adalah masalah cinta," dimana jawabannya "Will you marry me."

"Saya mencari sesuatu yang berbeda dan membuatnya istimewa karena Rachael adalah orang yang istimewa. Awalnya cukup sulit untuk memikirkan petunjuk yang sangat keren. Tapi saya memulainya dengan pertanyaan utama dan mulai menyusun berbagai petunjuk," ungkap Edward seperti yang dikutip dari Independent, Minggu (8/4/2018).

"Saya tidak tahu lamaran itu datang, itu adalah kejutan yang menyenangkan dan Edward bermain sangat baik. Kami sering menghabiskan waktu dengan mengisi TTS bersama sehingga saya tidak menyangka jika itu adalah lamaran," timpal Rachael.

well-have-our-u-128597.jpg

Lebih lanjut Edward menjelaskan bila ia sengaja memilih petunjuk "Ini adalah masalah cinta" karena memang itulah yang dirasakannya. Sementara itu Rachael menjelaskan bila dirinya berhasil memecahkan semua petunjuk tanpa masalah. "Sejujurnya saya mendapat beberapa jawaban untuk petunjuk tersebut dan mencoba melakukan garis pemisah untuk dipecahkan di kepala saya. Ketika berpikir mengenai 'Will you marry me' jantung saya berdebar karena berpikir apakah itu pertanyaan untuk saya," terangnya.

Rachael tidak ingin bertanya lebih lanjut kepada Edward mengenai petunjuk tersebut. Ia membiarkan kekasihnya untuk melakukan aktivitas yang diinginkannya. Namun petunjuk itu terus mengganggunya dan akhirnya perempuan berusia 28 tahun itu pun menuliskan jawabannya.

Setelah mendapatkan jawaban "ya" dari Rachael, Edward langsung memasangkan cincin yang telah dipersiapkan sebelumnya ke jari tangan kekasihnya. Sehabis lamaran tidak biasa itu, keduanya berencana untuk melangsungkan pernikahan pada Agustus 2019.

"Saya membuat TTS bersama ayah saya. Saya pikir ayah saya akan merasa cukup terkejut karena rencana itu berhasil. Ini jelas merupakan cara sempurna untuk melamar Rachael karena itu bermakna, informal, dan intim serta dilakukan dengan sangat baik dan sangat meyakinkan," pungkas Edward.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini