Lukisan Penderita Autis yang Menjadi Inspirasi Dunia Fashion

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 09 April 2018 11:56 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 09 194 1884024 lukisan-penderita-autis-yang-menjadi-inspirasi-dunia-fashion-dM9Hak2npG.jpg Foto diambil dari sindonews.com

MISS Indonesia 2018 Alya Nurshabrina turut memeriahkan gelaran fashion show bertajuk Fashion Collection inspired by Jane Gabriella’s Paintings yang diselenggarakan di London School Public Relations (LSPR), Jakarta, Sabtu (7/4/2018) lalu.

Dalam kesempatan ini, Alya membawakan koleksi terbaru desainer muda, Adra. Kehadiran Alya pada gelaran ini merupakan salah satu wujud kepedulian dara asal Bandung itu pada penyandang autis. Pasalnya, sebanyak 30 koleksi busana dengan label Adra World yang dipamerkan ini terinspirasi dari indahnya lukisan penyandang autis bernama Jane Gabriella.

“Tentu senang sekali, karena selain mengapresiasi karya teman saya dan melihat semangat teman-teman penyandang autisme bisa menghasilkan karya. Sangat bangga,” kata Alya.

Jane merupakan salah satu anak berkebutuhan khusus berumur 17 tahun yang mengenal warna pada usia 6 tahun. Kini Jane sudah menggambar lebih dari 30 desain mode. Nanti koleksi bertajuk Jane ini akan dilelang selama April dan dananya akan didonasikan untuk yayasan autisme yang membutuhkan.

Dalam kesempatan ini, dara lulusan Universitas Parahyangan Bandung tersebut tampak cantik dengan menggunakan gaun berwarna putih. Tepat bagian kaki kiri gaun itu terdapat detail lukisan Jane yang penuh warna. Untuk tatanan rambut, Alya membiarkan rambut indahnya tergerai membuat tampilannya tampak anggun.

“Koleksi Adra World, namanya Jane dan aku gunakan lukisan Jane untuk inspirasi busana aku, salah satunya fatamorgana. Ada 30 looks dan akan dilelang selama bulan April dan hasilnya untuk charity yayasan autisme yang membutuhkan. Alasan ajak Alya karena dia pernah menjadi model photoshoot 2014 aku dan karena aku tahu dia peduli dengan isu ini, jadi dia senang,” kata Adra.

Sementara itu, Alya yang memiliki perhatian khusus pada penyandang autisme ini menilai, Jane merupakan sosok berbakat. Tak hanya itu, Jane juga sebagai pelopor penyandang autisme di dunia fashion . Karena itu, dia pun berharap penyandang autisme lainnya bisa berkarya sama seperti Jane dan anak lainnya.

“Bagi saya sosok ini kreatif, salah satu pelopor penyandang autisme di dunia fashion . Karena dunia fashion sendiri sedang berkembang. Kita harus bisa menyadarkan teman-teman anak berkebutuhan khusus dan autisme karena mereka bagian dari kita, mereka Indonesia untuk berkarya dan buktinya, bisa berkarya. Mereka bisa terlibat dalam desain, proses tekstilnya bisa dan banyak banget yang bisa dieksplor,” tutur Alya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini