nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Upaya Panjang Umur dengan Rajin Olahraga, Yuk!

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 09 April 2018 12:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 09 481 1884039 upaya-panjang-umur-dengan-rajin-olahraga-yuk-xcuhGghakS.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SETIAP olahraga yang dilakukan meskipun kecil dapat meningkatkan stamina maupun peluang hidup lebih lama. Hal ini berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan. Rekomendasi umum untuk melakukan olahraga, yaitu setidaknya 10 menit setiap latihan. Meskipun hanya gerakan kecil yang dilakukan, seperti peregangan, tidak masalah.

Mereka yang rutin melakukan gerakan, berisiko lebih rendah meninggal selama enam sampai tujuh tahun ke depan dibandingkan mereka yang hidup pasif. Hal ini berdasarkan temuan dilakukan Duke University.

“Intinya adalah bergerak setiap hari. Boleh dilakukan dalam intensitas pendek ataupun panjang,” kata Dr. Bill Kraus dari Duke University School of Medicine yang memimpin penelitian.

Tentu saja ini kabar baik bagi mereka yang sibuk. Dikutip dari Today.com, cara ini berhasil dilakukan Lamez Williams. Pria 53 tahun yang sudah berjuang untuk menurunkan berat badannya selama beberapa tahun. Dokter menyarankan dirinya mencapai berat ideal setelah divonis diabetes. Lamez mempraktikkan cara ini, yakni ia mengubah pola makan, memangkas karbohidrat dan gula, serta mulai berolahraga.

“Saya bukan orang yang suka pergi ke gym . Jadi saya berpikir apa yang bisa saya lakukan. Saya mulai berjalan sambil mendengarkan musik lewat headset. Ketika akan bekerja, saya melakukan sekitar 100 kali lompatan,” kata Lamez.

Dia juga tidak lagi menggunakan lift dan sering melakukan push up . “Berjalan kaki juga membantu menenang kan pikiran,” ujarnya.

Dengan cara sederhana ini ia bisa menurunkan 15 kilogram. Tebih penting lagi, ia dapat mengontrol gula darahnya. Sebenarnya orang dianjurkan untuk setidaknya berolahraga 2,5 jam seminggu dengan level moderat. Jadi waktu ini bisa dipecah 30 menit setiap hari selama lima hari dalam seminggu. Waktu 30 menit ini bisa dipecah lagi masing-masing selama 10 menit. Waktu 10 menit ini dimaksudkan untuk mempermudah orang untuk melakukan olahraga. Bahwa tidak ada lagi alasan untuk tidak berolahraga dengan waktu yang bisa dipecahpecah. Olahraga juga bisa dilakukan secara sederhana tidak perlu pergi ke gym misalnya. Memilih naik tangga ketimbang eskalator atau lift ataupun parkir di tempat yang agak jauh salah satu caranya.

Ditegaskan oleh jurnal American Heart Association, mereka yang rutin berolahraga tidak peduli berapa lama mereka melakukannya, berpeluang lebih kecil meninggal dalam jangka waktu tertentu. Apa saja manfaat olahraga? Sudah jelas, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan depresi, memperkecil risiko kanker, membuat perasaan lebih tenang, dan mencegah penyakit jantung. Jangan lupa, tidak ada kata terlambat. Bahkan kelompok paruh baya dan mereka yang memiliki gaya hidup pasif bisa segera memulainya dan merasakan manfaat.

Kraus menganjurkan kepada para pasiennya agar segera memulai berolahraga dan menyarankan mengenakan jam tangan pintar sehingga dapat mengetahui langkah kaki setiap hari. Dianjurkan melangkah hingga 10.000 setiap hari.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini