Tutup Akun Facebook Efektif Jauhkan Diri dari Risiko Stres

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 10 April 2018 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 10 481 1884498 tutup-akun-facebook-efektif-jauhkan-diri-dari-risiko-stres-zarBl5lZpb.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

MEDIA sosial termasuk Facebook saat ini menjadi momok bagi seseorang. Ternyata bagi siapapun yang hobi mencari apapun di dunia maya, mudah mengalami stres.

Saat berselancar di dunia maya, apapun mudah ditemui. Termasuk informasi baik, informasi buruk, seputar belanja, tips dan trik, hingga informasi apapun yang sedang viral.

Tapi, sehari tanpa membuka akun media sosial seseorang bisa hilang mood. Jangan abaikan hal itu, karena ada dampak bagi kesehatan mental Anda.

Tapi baru-baru ini, sekelompok peneliti di University of Queensland Brisbane, Australia menyarankan Anda untuk berhenti menggunakan Facebook. Manfaatnya bisa mencegah stres berlebihan yang berujung depresi.

 (Baca Juga: 11 Tokoh Perempuan Muslim dengan Kisah Menginspirasi)

Saat ini ada jutaan pengguna Facebook yang aktif memanfaatkan akunnya. Tapi dalam sebuah studi, seseorang jadi rentan stres dan aktivitasnya terganggu.

Sementara itu, Psikolog Prof Eric Vanman menyatakan bahwa seseorang yang menjauhkan diri dari Facebook, hormon kortisol yang memicu stres akan menurun.

Untuk mempelajari dampak aplikasi dari jejaring sosial raksasa, Prof Vanman dan timnya membentuk dua kelompok, yang terdiri dari 138 peserta penelitian totalnya. Para peneliti kemudian menggunakan air liur sampel dari peserta dan meminta salah satu kelompok untuk menjauhkan diri dari aktivitas bermain Facebook selama lima hari.

Lalu, kelompok satunya diminta untuk menggunakan aplikasi tersebut dalam waktu yang sama. Hasilnya mengejutkan, seseorang yang berhenti menggunakan Facebook bisa menurunkan kadar hormon kortisol. Sebaliknya, mereka yang masih menggunakan cenderung mudah stres dan cemas.

  (Baca Juga: 11 Tokoh Perempuan Muslim dengan Kisah Menginspirasi)

Karena Facebook bisa membuat seseorang alami penurunan imunitas, merusak memori atau ingatan, hingga memicu obesitas. Menurut Prof Vanman, banyak hal menyedihkan yang ternyata mudah ditemukan di Facebook.

"Sementara peserta penelitian kami menunjukkan peningkatan fisiologis stres karena Facebook, mereka juga dilaporkan lebih mudah cemas," kata Prof Vanman, dilansir Zeenews, Selasa (10/4/2018).

Para peneliti menyebutkan, mungkin dampak ini juga berlaku untuk semua jaringan sosial. Termasuk WhatsApp, Twitter, Instagram, Path, dan lainnya. Maka, jalan satu-satunya untuk menurunkan risiko stres yakni jauhkan diri Anda media sosial yang menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan mental.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini