Sering Mengalami Encok? Begini Cara Mengatasinya Kata Dokter

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 10 April 2018 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 10 481 1884620 sering-mengalami-encok-begini-cara-mengatasinya-kata-dokter-UhYb2e7oX0.jpg Ilustrasi (Foto: Boldsky)

MASALAH orangtua tidak jauh-jauh dari organ dalam tubuh. Jantung, saluran darah, gula darah, atau tulang. Semakin Anda bertambah umur, secara otomatis kualitas tubuh Anda tidak lagi sebaik muda.

Masalah tulang mendapat banyak perhatian bagi orang lanjut usia. Terlebih masalah osteoporosis dan juga encok. Ya, masalah ini sepertinya dialami banyak orang lanjut usia.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Asril Bahar, Sp.PD, K-P, K-Ger RS Tebet Jakarta menjelaskan, sebetulnya jika bicara mengenai masalah tulang pada lansia, yang paling banyak diderita adalah masalah radang sendi dan kropos tulang. Dua masalah ini terjadi karena banyak hal, salah satunya adalah kebiasaan hidup saat muda.

"Dari kedua masalah itu, yang harus diketahui adalah keduanya sama-sama menimbulkan rasa nyeri pada tubuh. Kalau sudah nyeri, untuk beraktivitas saja pastinya sudah sangat sulit," katanya pada awak media di RS Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (10/4/2018).

Nah, khusus untuk radang sendi di mana salah satu masalahnya adalah encok, perempuan lansia ternyata paling banyak mengalaminya. Terlebih pada perempuan yang sudah menopause. Penampakan dan rasa dari masalahnya pun lebih terasa pada perempuan lansia dibandingkan pada laki-laki lansia.

"Kenapa kemudian laki-laki kurang begitu banyak yang mengalami radang sendi? Jawaban paling mudahnya adalah aktivitas yang dilakukan setiap harinya. Makanya, saya sangat sarankan pada mereka, perempuan lansia, sebaiknya berbanyak aktivitas fisik," sambungnya.

Olahraga yang bisa dilakukan adalah dengan berjalan kaki, sepeda statis, atau berenang. Aktivitas semacam ini tentunya merangsang tulang dan sendiri tetap beraktivitas dan meminimalisir masalah.

Tidak hanya olahraga, Anda yang punya masalah pada radang sendi, dr. Asril menyarankan untuk jangan takut pada matahari. Harus digarisbawahi, matahari di sini yang memang masih sehat yaitu matahari di jam pagi sampai pukul 9 pagi.

"Semakin banyak paparan matahari sehat ke tubuh, maka kualitas tulang Anda pun akan lebih baik. Tapi, jangan panas-panasan di jam 12 siang, ya. Bukannya sehat malah kulit jadi hitam dan bisa saja mengalami sakit kepala," ungkapnya.

Selanjutnya, yang bisa dilakukan untuk meminimalisir rasa nyeri adalah konsumsi obat anti implamasi. Ini mungkin dilakukan pada mereka yang kondisi nyeri radang sendinya sudah sangat parah.

"Konsumsi obat pun ada yang harus diperhatikan. Yang pertama adalah pengonsumsian obat anti nyeri tidak boleh dilakukan seumur hidup. Ini akan sangat bahaya, karena bisa membuat luka di lambung," tegasnya.

Terkait dengan obat, dr. Asril juga menambahkan bahwa pemilihan obat harus tepat sesuai dengan saran dan diagnosis dokter. Kemudian, Anda harus memilih obat anti nyeri yang dosisnya paling kecil untuk meminimalisir munculnya masalah lanjutan atau komplikasi masalah.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini