Ngos-ngosan Saat Berhubungan Intim, Bisa Jadi Tanda Penyakit Paru-Paru

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Rabu 11 April 2018 05:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 11 481 1884936 ngos-ngosan-saat-berhubungan-intim-bisa-jadi-tanda-penyakit-paru-paru-6iTxU2cHUH.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA - Berhubungan seks memberikan banyak manfaat baik untuk kesehatan. Selain dapat membuat hubungan pasangan suami istri semakin intim, aktivitas ini juga bisa meningkatkan kadar oksigen, mempertajam pikiran wanita, mengurangi stres dan meningkatkan hormon hingga penghilang sakit alami.

Namun, waspada jika Anda merasa ngos-ngosan saat bercinta. Pasalnya, ini bisa menjadi tanda dari salah satu penyakit paru. Pada penelitian terbaru di Inggris, di mana 3 dari 10 orang kesulitan bernapas saat berjalan menaiki tanggal, 4 dari 10 orang ngos-ngosan saat mengejar bus, dan 1 dari 10 orang kehabisan napas karena mengambil benda di lantai.

Dilansir Daily Mail, penelitian yang melibatkan 20.000 orang ini juga menemukan bahwa sebagian besar orang dewasa mengalami sesak napas enam kali dalam sepekan, di mana seperempat di antaranya merasakan ngos-ngosan saat berhubungan seks.

"Mengkhawatirkan bahwa begitu banyak orang kehabisan napas saat melakukan aktivitas sederhana. Sesak napas saat melakukan kegiatan sehari-hari bisa menandakan gejala penyakit paru dan ini bukan sesuatu yang bisa diabaikan," kata Mike McKevitt dari British Lung Foundation.

Karena itu, kondisi ini tidak bisa diabaikan. Apalagi diketahui setiap pekan terdapat 10 ribu kasus baru penyakit paru di Inggris.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini