Image

Sepasang Kekasih Punya Muka Mirip Itu Jodoh, Benarkah? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Dewi Kania, Jurnalis · Sabtu 14 April 2018 15:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 13 196 1886383 sepasang-kekasih-punya-muka-mirip-itu-jodoh-benarkah-begini-penjelasan-ilmiahnya-tN8hK41EMl.jpg Ilustrasi (Foto: Indiatimes)

PEPATAH atau realita, orang percaya bahwa tanda jodoh bisa dilihat dari kemiripan wajah dari masing-masing pasangan. Seperti apa kira-kira penjelasan ilmiahnya?

Mungkin Anda termasuk orang yang percaya dengan kalimat 'bila jodoh tandanya muka mirip'. Beberapa orang membuktikan dan akhirnya berakhir manis saat pacaran.

Pasangan yang punya wajah sama dan mulanya menjalin hubungan pacaran, akhirnya bisa duduk berdua di pelaminan. Apalagi kalau pasangan saling mencintai dan berjanji sehidup semati.

Lalu, kenapa bisa dikatakan mirip saat pasangan berjodoh? Menurut psikolog, ada alasan yang menjelaskan pernyataan itu.

Dilansir Newhealthadvisor, berikut adalah lima fakta ilmiah yang menunjukkan pasangan yang berjodoh dianggap wajahnya mirip. Simak ulasannya lebih lanjut untuk menjawab rasa penasaran itu.

Sering bertemu yang bikin orang sulit membedakan

Mungkin Anda punya sahabat dan sering jalan bareng, kemudian dia selalu mengajak pacarnya. Apalagi kalau kegiatan ini dilakukan hampir setiap Hari atau bahkan setiap minggu. Hal ini tentu membuat Anda sulit membedakan sifat dan kemiripan wajah sahabat dan pasangannya. Apalagi kalau gaya berpakainnya sama, jika dilihat-lihat mereka semakin mirip dan Anda langsung memuji mereka dengan kalimat 'kalian jodoh'.

Saling bertukar pengalaman

Tak disangka, kemiripan dua orang yang berjodoh bukan hanya dilihat dari penampilan wajahnya. Tetapi sikapnya sama dan malah ada kemiripan karakter. Ternyata, itu terjadi karena bagian dari adaptasi. Anda tentu saling bertukar pengalaman dengan si dia. Hal ini membuat Anda menyesuaikan diri dengannya, kemudian lama-lama semua yang dihadapi selalu dianggap mirip.

Emosi mengubah bentuk wajah

Psikolog Sosial Robert Zajonc mengungkapkan alasan ilmiah selanjutnya tentang mengapa pasangan yang berjodoh dianggap mirip. Menurut dia, tindakan emosi atau reaksi sangat mempengaruhi kemiripan pasangan. Misalnya, saat pasangan tertawa atau sedih, pasti ada empati yang muncul. Bahkan, menurut Zajonc, emosi yang dirasakan setiap hari bersama pasangan, bisa menciptakan kemiripan yang tak disangka-sangka.

Sengaja mencari pasangan yang mirip

Karena percaya dengan istilah jodoh itu mirip, tanpa disadari seseorang mencari pasangan penuh dengan kemiripan. Tidak hanya dari wajah, tetapi juga dari sikap dan karakternya. Mereka menganggap bahwa mencari pasangan yang mirip, bisa klop segala-galanya.

Meniru sikap pasangannya

Pasangan baru selalu saling beradaptasi agar bisa nyaman beraktivitas bersama. Inilah yang membuat orang lain melihat bahwa pasangan itu dianggap berjodoh untuk menikah. Apalagi kalau melihat mereka terus bersama setiap hari, yang membuat Anda sulit membedakan kemiripan yang dimiliki.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini