nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Cara Cerdas Hadapi Pasangan yang Suka Emosian

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 14 April 2018 16:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 13 196 1886385 7-cara-cerdas-hadapi-pasangan-yang-suka-emosian-0iftGl7ksL.jpg Ilustrasi pasangan (Foto: Bustle)

MEMILIKI seorang partner hidup, tentunya adalah hal yang menyenangkan. Seharmonis apapun hubungan asmara Anda dengan pasangan tercinta, namun mengingat pasangan Anda juga merupakan seorang manusia biasa.

Maka wajar rasanya jika sesekali pasangan sedang dalam mood yang tidak baik yang mana akhirnya membuat dirinya menjadi marah atau merajuk. Nah, sebagai pasangan tentunya kita harus cerdas-cerdas menghadapinya. Salah langkah, salah sikap, atau salah tutur kata malah akan semakin memperburuk suasana dan bahkan bisa saja juga bisa mengancam keharmonisan hubungan.

Apakah yang harus kita lakukan jika pasangan tercinta yang pemarah atau suka merajuk? Agar tidak bingung, sebagaimana disitat Bustle, berikut cara yang disebutkan para pakar tentang apa yang harus dilakukan ketika dihadapkan dengan pasangan suka marah.

Jangan salahkan diri sendiri 

Menurut Nina Rubin selaku life coach dari Gestalt, cara terbaik untuk menghadapi pasangan yang suka marah dan mood nya sedang tidak baik tersebut ialah dengan tidak menyalahkan diri sendiri atas situasi tersebut. Kebanyakan orang akan susah untuk menghindari pikiran bahwa marahnya pasangan juga diakibatkan oleh dirinya, namun perlu diingat bahwa sikap marah dan mood buruknya tersebut bukanlah tanggung jawab Anda sebagai pasangan. Beri jarak kepada pasangan, sambil tetap mengingatkan bahwa Anda sebagai pasangan siap untuk diajak bicara.

Beri batasan

Beri batasan jadi tips yang diberikan oleh Kali Rogers, selaku life coach soal menghadapi pasangan yang grumpy ini. Setiap orang tidak terhindarkan dari mood yang buruk, begitu juga dengan partner Anda tercinta. Namun ingat, pastikan kita bisa membuat batasan yang jelas dengan mengungkapkannya dengan jelas jika marahnya pasangan Anda bisa berubah menjadi sesuatu hal yang kelewatan.

Jangan diambil hati

"Don’t take it personally" adalah saran dari pakar hubungan dan terapis, Anita Chlipala. Anita menyebutkan sejatinya setiap orang boleh berada dalam mood yang buruk, hingga merasa marah dengan kita sebagai pasangannya.

Maka dari itu ketika pasangan sedang merajuk atau marah, tidak perlu diambil hati. Akan tetapi jika marahnya pasangan sudah terlalu sering hingga membuat efek negatif kepada hubungan yang dibina, maka ini saatnya Anda berdua untuk membicarakan apa yang dibutuhkan atau bagaimana caranya agar hubungan asmara Anda terhindari dari hal-hal negatif.

Gali lebih dalam

Pelajari apakah yang kerap membuat pasangan menjadi gusar. Misalnya ketika kekasih, suami, atau istri selalu gampang marah ketika merasa kelaparan atau kelelahan maka ada baiknya Anda bisa mengantisipasi misalnya dengan menyiapkan camilan atau membuat rencana makan berdua, atau bisa juga menghindari over-scheduling untuk menghindari rasa lelah. Jika pasangan sering gusar ketika orang tuanya atau orang tua Anda berkunjung, siasati dengan cara mengurangi intensitas pertemuan, saran dari ahli hubungan dan penulis dari New York, April Masini.

Tidak perlu lakukan apa-apa

Menurut zen psychotherapist dan neuromarketing strategist, Michele Paiva salah satu cara untuk menghadapi pasangan yang sedang marah ialah dengan tidak melakukan apapun. Biarkan partner menghadapi mood nya yang sedang buruk, bisa juga sedikit beri jarak jika kemarahan tersebut mempengaruhi kebahagiaan Anda sendiri. Buat batasan namun di sisi lain beri dukungan di saat yang bersamaan, dengan menerima keadaan pasangan. Namun perlu diingat, Anda jangan sampai benar-benar diam tak ada suara, bertanya dengan lembut dan baik kepada pasangan tentang apa yang sedang terjadi, tetap boleh dilakukan.

Buka komunikasi

Ketika seseorang mood nya sedang buruk, respon terbaik yang disebutkan oleh psikologi klinis dari Boston, Bobbi Wegner yang bisa kita berikan sebagai pasangan ialah dengan berempati. Nyatakan bahwa Anda memahami situasi yang membuat pasangan marah dan memburuk mood nya. Dengan ini, Anda bisa membuka jalur komunikasi dan bisa mentransform situasi.

Beri pasangan waktu dan ruang

Setiap orang pada dasarnya punya cara sendiri untuk mengatasi mood dirinya. Salah satunya, sebagian orang memang membutuhkan waktu dan ruang untuk sendirian dahulu, jika pasangan Anda termasuk tipe orang seperti ini, maka tidak ada pilihan lain untuk memberikan dirinya ruang dan waktu dulu untuk menyendiri. Jika pasangan adalah tipe orang yang membutuhkan diri Anda sebagai penginisiasi percakapan, maka jangan ragu untuk memulai obrolan. Demikian seperti disitat Bustle.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini