nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Realita Perubahan Sikap yang Dihadapi Pasangan Setelah Menikah

Dewi Kania, Jurnalis · Minggu 15 April 2018 09:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 13 196 1886390 5-realita-perubahan-sikap-yang-dihadapi-pasangan-setelah-menikah-fQFaQ1KPsr.jpg Ilustrasi (Foto: Medicalepress)

KETIKA pacaran, sepasang kekasih bersikap manis dan sering jaga image. Tapi saat menikah, tiba-tiba sikap sepasang pasutri jadi berubah.

Padahal dengan adanya pernikahan mengikat sepasang kekasih agar menciptakan hubungan serius. Tapi banyak perubahan sikap yang dialami oleh mereka dalam mengarungi rumah tangga.

Saat menikah, sering sekali seorang istri kerap merasa kurang kasih sayang dari suaminya. Perhatian pun berkurang dan kesan romantis terkadang tak mewarnai bahtera rumah tangga sepasang pasutri.

Begitupun suami, pernah merasa hubungannya hambar saat menikah. Seharusnya hal itu tidak boleh terjadi. Karena pernikahan melibatkan dua orang yang seharusnya sama-sama nyaman dan menyenangkan.

Banyak sekali perubahan sikap pasanhan setelah terikat dengan pernikahan. Mungkin Anda pernah mengalaminya, seperti ulasan berikut, dilansir Boldsky lebih lanjut.

Kebiasaan buruknya terlihat, seperti dia lebih cuek

Selamat datang di dunia nyata! Setelah menikah biasanya pasangan saling menunjukkan sikap egois dan keburukan lainnya. Yang biasanya bersikap romantis saat pacaran, tiba-tiba berubah saat terikat pernikahan. Pasangan lebih terlihat egois dan lebih cuek. Sikap ini selalu dikeluhkan pasangan dan seharusnya bisa lebih dihindari.

Komitmen tinggi

Pasangan suami-istri yang perfeksionis biasanya punya komitmen tinggi. Tanda-tandanya pasangan lebih bawel dan mengatur semuanya dengan tujuan sempurna. Tapi kalau salah satu pasangan tidak suka akan merasa risih. Hal inilah yang memungkinkan hubungan lebih renggang, karena perubahan sikap seperti itu.

Jarang komunikasi

Selama pacaran mungkin Anda berdua lebih intens berkomunikasi lewat platform seperti WhatsApp, Facebook, Instagram dan media lainnya. Kalimat mesra selalu dinantikan sesama pasangan saat memulai aktivitas. Tapi uniknya saat menikah, pasangan jadi jarang komunikasi dan dianggap berlebihan kalau tetap melakukan kebiasaan sama.

Prioritas berubah, terutama kepada anak

Saat masih lajang, tentu seseorang ingin memuaskan diri sendiri. Hasil pendapatannya dipakai untuk liburan, makan enak, belanja, dan kegiatan lainnya. Tapi kalau sudah menikah, prioritas jadi berbeda. Prioritas yang diutamakan tentu mengurus anaknya daripada istrinya atau suami. Anak menjadi harta berharga dari segalanya dan prioritas jadi berubah begitu saja.

Beda pendapat

Pasangan yang sudah menikah sangat sering berdebat dalam menghadapi suatu hal. Ini membuat salah satu pasangan kesal apabila idenya tidak diterima. Apalagi kalau keduanya sama-sama egois, lebih repot menghadapinya. Karena itu, sebaiknya Anda instrospeksi diri supaya tidak mengecewakan si dia.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini