Pemberlakuan Satu Akses Masuk, Jumlah Wisatawan Pantai Glagah Meningkat

Agregasi Antara, Jurnalis · Senin 16 April 2018 10:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 16 406 1887101 pemberlakuan-satu-akses-masuk-jumlah-wisatawan-pantai-glagah-meningkat-pFyabrCzQY.JPG Pantai Glagah (Foto: @Sahril_Adetya)

KULON PROGO - Jumlah pengunjung objek wisata Pantai Glagah di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, meningkat sejak pemberlakuan satu pintu karena dua pintu objek itu ditutup untuk pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport.

Koordintor Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Glagah Agus Subiyanto di Kulon Progo, Senin (16/4/2018), mengatakan dua pintu masuk objek wisata yang ditutup, yakni Sangkertan dan Logede.

"Sejak Sangkertan dan Logede ditutup jumlah pengunjung meningkat. Hal ini dikarenakan pengunjung terpantau dan potensi wisatawan tidak membayar retribusi kecil," kata Agus.

Ia mengatakan kunjungan wisatawan Pantai Glagah yang melewati pintu masuk utama bisa mencapai 5.746 orang per minggu. Sebelum ditutup, jumlah pengunjung hanya sekitar 1.000 sampai 2.000 orang khusus hari libur.

"Hampir 90 persen pengunjung Pantai Glagah bisa terjaring karena hanya bisa melewati pintu masuk utama," katanya.

Bendahara Retribusi Objek Wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo Ruri Atmini mengatakan dua pintu masuk objek wisata Pantai Glagah tertutup untuk umum. Pengunjung tidak lagi bisa melewati jalan tersebut karena di area bandara NYIA.

(Baca Juga: Berhati Malaikat, Selebriti Ini Santai Foto Bareng Mantan Pacar Suami)

"Untuk kunjungan wisata ke Pantai Glagah hanya bisa melewati pintu masuk utama saja. Kalau untuk jumlah kunjungan sebenarnya pengunjung tidak banyak berubah dengan sebelumnya," kata Ruri Atmini.

Anggota Komisi IV DPRD Kulon Progo Sihabudin meminta Pemkab Kulon Progo mengembangkan objek wisata selain Pantai Glagah karena sampai saat ini statusnya masih digantung oleh PT Angkas Pura I.

Menurutnya, berdasarkan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) kawasan Pantai Glagah sampai Congot tidak boleh digunakan untuk umum. "Pemkab jangan puas dengan kondisi pengunjung saat ini. Pemkab harus mengembangkan objek lain mengantisipasi Pantai Glagah ditutup," harapnya.

(Baca Juga: 5 Transgender Paling Cantik Ini Bikin Wanita Tulen Minder)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini