Wisata Bahari Sabang Terus Digenjot Demi Tarik Kunjungan Kapal Pesiar dan Yacht

Annisa Aprilia, Jurnalis · Senin 16 April 2018 16:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 16 406 1887313 wisata-bahari-sabang-terus-digenjot-demi-tarik-kunjungan-kapal-pesiar-dan-yacht-51G0f63B2h.jpg Yacht (Foto: Azimutyacht)

SABANG menjadi salah satu daerah Indonesia yang ada dalam lirik lagu nasional. Kepopulerannya belakangan ini juga mulai diperhitungkan oleh wisatawan mancanegara, karena keindahannya sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Namun, pemerintah daerah setempat tidak puas begitu saja dengan hasil yang telah didapatkan. Pasalnya, angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sejak 2016 hingga 2017 terpantau menurun, dari yang semula 10.038 pada 2016, menjadi 6.032 kunjungan pada 2017.

 BACA JUGA:

2 Tahun Lagi Ruang Kargo Pesawat Disulap Jadi 'Hotel Terbang'

Untuk itu, pasca digelarnya Sail Sabang, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) dan Pemerintah Provinsi akan menggelar kegiatan promosi wisata bahari di Sabang. Festival tersebut ialah Sabang Marine Festival (SMF) 2018, yang tahun ini bertema Sabang Golden Marine Tourism Triangle, dan akan dilaksanakan pada 26-30 April 2018 mendatang.

“Sabang ini sudah menjadi destinasi internasional, pelabuhan bebas, dan perdagangan bebas. Dengan adanya Sabang Marine Festival (SMF) yang keempat kalinya ini, diharapkan dapat membuat Sabang selalu dan semakin ramai denga kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara,” papar Sayid Fadhil, Kepala BPKS, ketika konferensi pers Sabang Marine Festival 2018, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Lebih lanjut masih dalam paparan Sayid, hal yang perlu diketahui pula hingga saat ini sudah ada sekira tujuh kapal pesiar yang singgah di Sabang, antusiasme masyarakat sekitar pun dinilai cukup baik dalam menyambut wisatawan mancanegara yang datang berkunjung. Selain kapal pesiar, yacht juga menjadi salah satu yang jadi perhatian oleh Sayid beserta pihak lainnya yang terlibat dalam promosi wisata Sabang, sebab pada 2017 sudah ada sekira 61 yacht yang singgah di Sabang, dan pada SMF nantinya akan ada sedikitnya 20 kapal yacht yang ikut serta.

“Target kunjungan SMF tentu sebanyak-banyaknya. Tapi, hingga saat ini sudah ada 22 yachter yang mendaftar. Yacht club juga dibuat di Sabang agar bisa menjembatani para yachter di Sabang, Langkawi Malaysia, dan Phuket Thailand (rute pelayaran yacht),” imbuh Sayid.

Sebelum Sabang Marine Festival 2018 yang baru akan dilaksanakan nanti, jumlah yacht yang mengikuti acara tersebut tercatat terus bertambah. Semula pada 2015 jumlah yacht yang mengikut SMF hanya 17, kemudian pada 2016 meningkat jadi 20 yacht, dan 2017 bertambah menjadi 23 yacht.

“Setibanya di Sabang para wisatawan mancanegara nantinya akan disambut dengan diberikan kalung bunga, tarian tradisional, dan penghargaan berupa pernak-pernik kedaerahan yang mereka senangi. Selain itu, ada juga kegiatan yang menarik selama mereka ada di Sabang, seperti floating marina, lomba perahu, dan lomba lainnya,” lanjut Sayid.

BACA JUGA:

Terkena Psoriasis Hampir di Seluruh Tubuh, Gadis Ini Tetap Berusaha Menjadi Model

Dihelatnya Sabang Marine Festival (SMF) 2018 kali ini ternyata juga bersamaan dengan dilangsungkannya tradisi masyarakat lokal yang disebut Kenduri Laut. Sehingga SMF 2018 diharapkan kian menarik dan mengesankan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini