nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral, Kisah Pasutri Sakit yang Telantar di Jakarta

Agregasi Antara, Jurnalis · Senin 16 April 2018 02:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 16 481 1887010 viral-kisah-pasutri-sakit-yang-telantar-di-jakarta-zFyw6TDzqV.jpg (Foto: Kemenkes RI)

KISAH pasangan asal Penginanga, Desa Lape, Kecamatan Aesesa, Flores, Nusa Tenggara Timur jadi viral di dunia maya lantaran sengaja datang ke Jakarta untuk menemui Presiden Joko Widodo. Tujuannya minta dibuatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Namun, mereka malah telantar di Jakarta.

Kondisinya kini terbalik. Rasa syukur dilontarkan Nikolaus Newa ketika istrinya, Fransiska Enga (49) akhirnya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, Minggu 15 April 2018.

Di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), Nikolaus pun menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga atas respons cepat pemerintah, khususnya kepada Presiden Joko Widodo.

Selain istrinya mendapat perawatan, saat ini juga mereka telah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS). "Terima kasih Bapak Presiden, istri saya sudah dirawat. Kami juga sudah punya kartu (KIS)," ungkap Nikolaus.

Fransiska Minggu pagi sekira pukul 05.30 WIB dijemput oleh tim medis dengan ambulans Rumah Sakit Fatmawati dari Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung. Saat ini Fransiska sedang dalam pemeriksaan di IGD. Kondisinya sendiri sadar dan bisa berkomunikasi.

(Baca Juga: 5 Manusia dengan Ukuran Anggota Tubuh Langka, Salah Satunya Jari Terbesar di Dunia)

Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Sosial DKI Jakarta Miftahul Huda dalam keterangannya, menyampaikan pasangan itu telantar karena kehabisan ongkos. Keduanya kemudian ditemukan petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur di sekitar Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Fransiska sendiri menderita sakit infeksi saluran kemih. Penyakitnya ini membuatnya kesulitan buang air hingga perutnya membesar.

(Baca Juga: Berhati Malaikat, Selebriti Ini Santai Foto Bareng Mantan Pacar Suami)

Suami istri itu pun ingin agar dirawat dan dioperasi di rumah sakit yang ada di Jakarta karena di NTT alatnya tidak memadai. Setelah dioperasi dan dinyatakan sembuh, mereka ingin kembali ke NTT.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini