Image

Pertolongan Pertama pada Orang yang Mabuk Parah Akibat Minuman Beralkohol

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 16 April 2018 14:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 16 481 1887226 pertolongan-pertama-pada-orang-yang-mabuk-parah-akibat-minuman-beralkohol-mUvQw6BcrL.jpg Minuman Beralkohol (Foto: Healthline)

BANYAK orang yang menggunakan alasan menghangatkan tubuh untuk bisa mengonsumsi alkohol. Padahal, sudah jelas bahwa negara ini adalah negara tropis. Kemudian mereka yang mengonsumsi alkohol karena alasan pertemanan pun sebaiknya berpikir dua kali untuk mau mengonsumsi minuman ini.

Pasalnya, sudah sangat jelas dikatakan bahwa minuman yang mengandung alkohol tidak baik untuk kesehatan. Bahkan, kerugian bukan hanya dirasakan mereka yang mengonsumsi alkohol, tetapi juga bisa merugikan orang lain. Sebut saja kasus kecelakaan akibat pengendara mabuk alkohol dan kejadian kekerasan fisik yang terjadi karena si pelaku sedang terkena efek dari alkohol.

BACA JUGA:

Terkena Psoriasis Hampir di Seluruh Tubuh, Gadis Ini Tetap Berusaha Menjadi Model

Menjawab fenomena ini, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, menjelaskan bahwa satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini adalah berhenti mengonsumsi.

"Satu-satunya cara adalah berhenti atau tidak mendekatinya sama sekali karena dampak buruk pada kesehatan akan terjadi pada mereka yang mengonsumsi alkohol apalagi yang aktif," terangnya saat ditemui dalam acara Konferensi Pers The 9th Annual Women's Health Expo and Bazaar (WHE) 2018, di Ruang Dewan Guru Besar FKUI Jakarta, Senin (16/4/2018).

Namun, sambung dr. Ari, jika kondisinya Anda melihat teman atau orang di sekitar Anda yang mengalami keracunan akibat alkohol, hal pertama yang mesti diperhatikan adalah saluran penapasan si korban. Sebab, bagian ini yang kadang lalai dan membuat di korban semakin sulit untuk disembuhkan.

"Jalan napas adalah hal penting yang jangan sampai dilupakan. Pastikan si korban lehernya tidak terjepit karena banyak hal, sebut saja posisi dia tidur," sambung dr. Ari.

Dia melanjutkan, pastikan juga jika korban tidak berada di dekat area yang basah atau dekat dengan api. Ini supaya si korban tidak mengalami kondisi lanjutan seperti tenggelam dalam kolam atau terbakar karena terlalu dekat dengan sumber api. "Jadi, usahakan diletakkan di tempat yang steril atau jauh dari sumber bahaya," singkatnya.

Sementara itu, ketika si korban sudah mulai sadar dan mau muntah, pastikan dia bisa muntah dengan lancar dan tidak menahan-nahan muntahannya. Jadi, bisa dikatakan bahwa kalau si korban sudah mau muntah, biarkan dia muntah sekalipun itu di tempat yang tidak semestinya.

 BACA JUGA:

Viral! Berdoa di Bawah Guyuran Hujan, Pria Ini Hampir Tersambar Petir

"Kenapa begitu, karena kalau si korban tersendak atau menelan kembali muntahannya, bisa saja muntahan itu masuk ke dalam paru-paru dan efek selanjutnya adalah radang paru-paru yang bisa diderita si korban," tambahnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini