nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Dampak Negatif Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 13:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 17 196 1887631 5-dampak-negatif-media-sosial-terhadap-kesehatan-mental-oYAVbaicus.jpg Ilustrasi (Foto: Independent)

MUNCULNYA media sosial memang masih menuai pro kontra hingga sekarang. Di satu sisi banyak yang merasa diuntungkan karena bisa terhubung dengan banyak orang dari belahan dunia mana pun. Namun di sisi lain media sosial dianggap memengaruhi kehidupan sosial secara nyata dan kesehatan mental.

Media sosial memang terbukti menyebabkan ketergantungan. Menurut sebuah survei, sejak kemunculannya media sosial telah membuat orang mengecek ponselnya rata-rata 28 kali sehari. Kondisi ini secara tidak sadar memengaruhi kesehatan mental.

 (Baca Juga: Pengakuan Dua Simpanan "Sugar Daddy", Blak-blakan Bocorkan Kehidupan Pribadi)

Melansir Independent, Selasa (17/4/2018), berikut dampak negatif dari media sosial terhadap kesehatan mental:

Masalah harga diri

Media sosial dapat membuat seseorang membandingkan dirinya dengan orang lain hanya melalui sebuah foto. Seseorang bisa merasa hidupnya tidak sebahagia orang lain. Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Copenhagen menyatakan banyak orang yang mengalami "kecemburuan Facebook" lantaran melihat aktivitas temannya yang dibagikan.

Sulit berkomunikasi dengan orang lain

Media sosial tanpa sadar membuat orang hanya terpaku pada layar gawainya. Dirinya bahkan bisa merasa kesulitan untuk berkomunikasi dan menjalin hubungan pribadi dengan orang lain. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology menemukan bahwa menggunakan media sosial secara teratur berdampak negatif pada kesejahteraan seseorang.

  (Baca Juga: Jatuh di Catwalk, Model Usia 4 Tahun Malah Jadi Terkenal, Bikin Gemaaas!)

Mengubah cara mengingat

Media sosial bisa dimanfaatkan untuk mengingat kembali kenangan dan peristiwa di masa lalu. Akan tetapi dengan melihatnya, seseorang bukannya mengingat hal yang penting malah mempermasalahkan hal sepele. Contoh, ketika melihat hasil foto yang kurang bagus seseorang malah mengingat caranya mengambil gambar dan mempermasalahkan teknik pengambilan yang membuat foto terlihat kurang sempurna.

(Foto: Shutterstock)

Memengaruhi waktu tidur

Media sosial membuat seseorang cenderung menghabiskan waktu untuk bermain ponsel sebelum tidur. Hal itu dapat menimbulkan masalah karena menyebabkan kecemasan atau iri hati berdasarkan hal yang dilihat di media sosial. Kondisi itu membuat otak waspada sehingga tidak kunjung tertidur. Kalaupun tertidur akan memengaruhi kualitasnya karena sebelumnya telah memikirkan hal-hal negatif.

Menimbulkan perasaan negatif

Media sosial telah terbukti menyebabkan ketidakbahagiaan, kecemasan, atau depresi ketika digunakan terlalu banyak atau tanpa hati-hati. Dalam sebuah survei dikatakan bila media sosial membuat seseorang merasa cemas, sedih, atau tertekan.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini