Profesi Aneh di Inggris, Ada Pengganti Popok Bayi Dibayar Mahal!

Annisa Aprilia, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 17:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 17 196 1887813 profesi-aneh-di-inggris-ada-pengganti-popok-bayi-dibayar-mahal-Mst13Zbmp5.jpg Diapers (Foto: Munchkin)

SEBELUM menikah atau memiliki anak biasanya para calon orangtua akan membayangkan keseruan saat memiliki anak. Tapi tidak semua orang selalu senang saat merawat anak mereka.

Pasalnya, beberapa di antara para orangtua yang merasa sedikit keberatan ketika harus mengganti popok anak, karena terkadang bayi atau anak buang air besar dan buang air kecil disaat orangtua sedang makan atau melakukan kegiatan lainnya. Nah, kini para orangtua sudah tidak perlu khawatir lagi jika harus menggantikan popok anak, sebab sudah ada solusinya tanpa harus repot.

BACA JUGA:

Pariwisata Jakarta Diharapkan Bisa Tarik Wisatawan Mancanegara seperti Bali

Melansir dari laman Independent, Selasa (17/4/2018), sekarang ini mengganti popok sendiri sudah bisa dilakukan oleh selain orangtua. Sebab, ada sebuah situs web yang menyediakan tenaga profesional untuk mengganti popok anak atau bayi.

Alamat situs web yang menyediakan tenaga pengganti popok tersebut bernama Childcare.co.uk. Uniknya, sebelum benar-benar menyediakan jasa pengganti popok, situs web itu dibuat sebagai lelucon saat April Mop lalu.

Awalnya Childcare.co.uk mengiklankan layanan popok “Nanny 999” sebagai lelucon April Mop, namun, setelah situs yang berbasis di Inggris tersebut dibanjiri pesan dari orangtua yang meminta layanan dengan sungguh-sungguh, mereka pun akhirnya memutuskan untuk membuat lelucon itu menjadi nyata.

"Kami melihat ada peluang besar dalam permintaan untuk menyediakan pengganti popok melalui platform kami. Sekarang kami menawarkan kepada pelanggan Nappy 999 untuk menghubungi kami ketika ada kondisi darurat terkait popok anak Anda," tulis situs Child Care tersebut.

Saat April Mop atau ketika lelucon itu dimunculkan, ada sekira 400ribu penayangan iklan di media sosial. Kemudian, publik mulai membanjiri kolom komentar, mengatakan menyediakan tenaga pengganti popok adalah ide bagus, dan itulah yang jadi alasan direalisasikannya jasa pelayanan yang unik ini.

 

(Foto: Walmart)

“Awalnya kami memunculkan ide ini sebagai April Mop pada tahun 2018, tetapi setelah menerima lebih dari 400.000 penayangan di media sosial dan dibanjiri dengan komentar dari orang-orang yang menganggapnya ide yang bagus, kami memutuskan untuk meluncurkan layanan ini nyata!" lanjut dari tulisan di situs.

Orangtua akan dikenakan biaya £5 yang setara dengan Rp98ribuan untuk setiap penggantian popok dan layanan. Jasa pengganti popok ini di Inggris cukup diminati, karena permintaan selalu ada tiap 10 menit.

Bagi masyarakat yang berminat untuk menjadi tenaga pengganti, Child Care hanya menerima kandidat yang memenuhi persyaratan, salah satunya memiliki pengalaman dalam pengasuhan anak. Setelah situs web tersebut membuka lowongan pekerjaan, seperti yang tertulis dalam sumber telah ada ratusan pelamar yang berminat mengisi lowongan sebagai tenaga profesional pengganti popok.

Mendengar banyaknya minat masyarakat yang ingin menjadi tenaga pengganti popok, para orangtua pun gembira. Mereka telah menyuarakan kegembiraan atas layanan yang diusulkan di Facebook dengan mengomentari postingan asli saat April Mop di situs web.

"Jika ini bukan April Mop saya akan menghabiskan banyak uang untuk ini," tulis satu orang.

"Saya pasti akan membayar ini untuk anak saya yang jam 3 pagi buang air besar," tambah yang lain.

"Tanyakan kepada orangtua mana pekerjaan yang paling mereka benci untuk lakukan, kami menjamin penggantian popok adalah bagian teratas dalam daftar," kata Richard Conway, co-founder Childcare.co.uk.

“Banyak orang tua mengatakan kepada kami, mereka berharap dapat mempekerjakan seseorang untuk mengganti popok anak-anak mereka, dan sekarang mereka dapat menggunakan layanan ini," lanjut Richard.

 (Baca Juga: Pernah Ditinggal Nikah, Para Artis Ini Buka Hati Kembali untuk Mantan)

Lebih lanjut, saat ini Child Care telah memiliki lebih dari 100 penyedia layanan, tetapi situs web itu masih jauh dari Nappy 999 yang responden pertamanya ada tiap 10 menit disetiap rumah tangga di Inggris. Hal tersebut pula yang jadi alasan situs web membutuhkan orang banyak untuk terlibat.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini