Terungkap, Rahasia Bentuk Kumis Hitler yang Ikonik!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 18 April 2018 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 18 194 1888073 terungkap-rahasia-bentuk-kumis-hitler-yang-ikonik-GEtFL4VUGd.jpg

CUKUP dikenal luas sebagai diktator kejam, Adolf Hitler juga ternyata dikenal dengan kumisnya yang begitu ikonik. Kumis yang lebih mirip bulu sikat gigi ini menjadi ciri khas dari salah satu orang paling berpengaruh di Jerman tersebut.

Namun, menurut penelitian baru setelah esai ditemukan yang ditulis oleh salah seorang tentara yang melayani Hitler dalam Perang Dunia Pertama, kumis ini bukan tampilan pilihan pertamanya. Pada tahun 1914 Hitler memiliki kumis yang lebih umum dan lebih tebal.

Tentara itu, yang kebetulan seorang penulis, melayani Hitler ketika dia mengalami kesulitan besar dalam membuat parit yang cukup ketat dengan masker respiratornya.

Tak lama kemudian Hitler diminta memangkas kumisnya untuk tujuan agar respirator terpasang dengan benar. Respirator adalah bagian penting dari pakaian Jerman di parit-parit karena ancaman serangan gas dari Inggris.

Penjelasan yang mengejutkan ini tergali dalam biografi baru penulis Alexander Moritz Frey, yang mengenal Hitler ketika mereka berdua adalah keluarga rendahan di divisi infanteri Bavarian.

Dalam esai yang sebelumnya tidak diterbitkan, Frey, yang meninggal pada tahun 1957, memberikan pertanggungjawaban tentang pertama kalinya dia bertemu Hitler pada 1915.

(Baca Juga: 6 Tokoh Paling Misterius Sepanjang Sejarah Manusia)

“Seorang lelaki pucat dan tinggi jatuh ke dalam ruang bawah tanah setelah peluru pertama serangan malam hari mulai berhamburan, ketakutan dan kemarahan bersinar di matanya. Saat itu dia terlihat sangat tinggi karena dia sangat kurus. Kumisnya penuh, yang harus dipotong kemudian karena masker gas baru, menutupi celah mulut jeleknya," cerita Frey di esai terbarunya.

Stefan Ernsting, yang menulis biografi baru, menemukan esai Frey di arsip-arsip yang ditemukan di kota Marbach, Jerman.

Penyingkapan Frey terbukti mengecewakan bagi banyak sejarawan dan memberikan tantangan substansial pertama terhadap kebijaksanaan yang diterima tentang masalah ini. Sebelumnya sebagian besar mengatakan bahwa kumis Hitler hanya mengikuti mode pada saat itu.

Ironisnya, perubahan pada kumis yang dikenakan Hitler agar pas dengan respirator Jerman tidak menyelamatkannya dari kejadian yang parah secara sementara pada saat serangan Inggris pada 1918.

(Baca Juga: Baju Berusia Lebih dari Seribu Tahun Dihargai Nyaris Rp10 M, Seperti Ini Wujudnya)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini