nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahli Ungkap 6 Tips Merawat Pisau Agar Awet dan Tahan Lama

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 18 April 2018 18:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 18 298 1888268 ahli-ungkap-6-tips-merawat-pisau-agar-awet-dan-tahan-lama-cEsuko354F.jpg Pisau (Foto: Nipponkitchen)

PISAU merupakan peralatan dapur yang paling esensial. Tanpa alat ini, rasanya sangat sulit membuat hidangan yang lezat. Para chef profesional bahkan merekomendasikan setiap orang untuk memiliki beberapa jenis pisau sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Namun semahal atau sebagus apa pun pisau yang Anda miliki, jika tidak dirawat dengan benar kualitas masakan yang dihasilkan pun tidak akan maksimal. Dave Arnold, mantan instruktur di L’Academie de Cuisine Culinary School mengatakan, pisau yang baik harus selalu dalam kondisi yang tajam. “Pisau itu harus selalu diasah untuk menjaga ketajamannya,” tutur Arnold.

Berikut beberapa hal penting yang harus Anda ketahui tentang teknik mengasah dan cara yang tepat merawat pisau, agar awet dan bertahan lama. Sebagaimana dilansir dari Independent, Rabu (18/4/2018).

 (Baca Juga: Baju Berusia Lebih dari Seribu Tahun Dihargai Nyaris Rp10 M, Seperti Ini Wujudnya)

Memahami cara kerja pisau

Kebanyakan pisau diasah hingga sudut 30 hingga 40 derajat, kata Arnold. Namun seiring berjalannya waktu, bagian tepi pisau yang sangat tipis itu akan mengalami beberapa kerusakan. Bagian tepi atau mata pisau akan menjadi tumpul dibandingkan saat Anda pertama kali membelinya. Jika dibiarkan, tekstur pisau akan menjadi lebih melengkung dan sulit untuk digunakan. Kerusakan ini akan sulit untuk dilihat dengan mata telanjang. Oleh karena itu, ketika Anda mengasah pisau sebaiknya lakukan secara teliti dan perlahan untuk mengembalikan ketajamannya.

Ketahui kapan pisau perlu diasah

Pisau yang tajam tentu akan membuat proses memasak menjadi lebih efisien. Anda akan lebih mudah mengiris makanan tanpa perlu melakukan banyak tekanan yang dapat menguras tenang. Selain itu, pisau yang tumpul juga bisa menyebabkan kecelakaan ketika Anda sedang memotong bahan makanan. Arnold menyarankan untuk menggunakan tomat, lemon, paprika, wortel, dan bawang untuk menguji apakah pisau yang Anda gunakan perlu diasah kembali. Pisau yang tumpul akan membuka lebih banyak bahan kimia yang memicu keluarnya air mata.

  (Baca Juga: Netizen ''Balas Dendam'' Bully Gordon Ramsay, Ini Sebabnya!)

Lakukan secara teliti

Bahkan jika Anda sudah mengetahui bahwa pisau harus segera diasah, Anda mungkin tidak terbiasa atau tidak tahu seperti apa cara mengasah pisau yang baik dan benar. Arnold menyarankan untuk menyelaraskan kembali bilah atau mata pisau yang mengalami pembengkokan dengan sangat hati-hati. Diperlukan alat pengasah khusus seperti baja berkualitas untuk mengembalikan fungsi pisau seperti pada awalnya. Tekniknya pun tidak sembarangan. Gerakkan lah ujung pisau secara perlahan pada sudut 15 – 20 derajat sepanjang baja. Lalu lakukan gerakan tarik ulur sebanyak tiga kali di setiap sisi pisau.

Gunakan alas yang tepat

Alas atau talenan yang tidak tepat justru akan membuat pisau lebih cepat tumpul. Untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa menggunakan talenan berbahan kayu dan plastik saat hendak memotong bahan makanan. Selain itu, gunakanlah alas berukuran besar untuk memudahkan Anda selama proses pemotongan berlangsung.

Cuci pisau hingga bersih

Mencuci pisau dengan tangan merupakan cara yang tepat untuk membersihkan alat dapur tersebut. Mesin pencuci otomatis biasanya akan mengubah warna pisau, memicu keratakan, dan merusak beberapa bagian pisau tanpa Anda sadari. Gunakanlah air hangat, sabun, dan spons untuk mencuci pisau hingga bersih. Setelah itu segera keringkan pisau secara menyeluruh menggunakan handuk atau paper towerl. Jangan menyimpannya dalam keadaan kotor atau basah, kecuali Anda menginginkan pisau yang berkarat.

Simpan di tempat yang tepat

Sebelum menyimpan pisau, pastikan Anda meletakkannya ditempat yang tepat. Belilah alat khusus seperti sarung berbahan plastik atau karet untuk menutupi bagian tajamnya. Dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir jika ingin menyimpan pisan di laci lemari atau diletakkan pada lemari dapur. Namun perlu diingat, sebaiknya simpan pisau yang jauh dalam jangkauan anak-anak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini