Asah Kreativitas, Generasi Milenial Harus Siap Bersaing di Kancah Dunia

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 20 April 2018 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 20 196 1889423 asah-kreativitas-generasi-milenial-harus-siap-bersaing-di-kancah-dunia-ZsYlUh7bsd.jpg Karier (Foto: Genhq)

GENERASI muda jangan takut bersaing di era digital saat ini. Banyak cara untuk untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya yang bisa dilakukan.

Anak-anak milenial harus selalu melek teknologi supaya tidak ketinggalan untuk mendapatkan informasi di bidang apapun. Dalam menggunakan media sosial, juga harus dimanfaatkan secara positif.

BACA JUGA:

Lagi Heboh di Dunia Maya Cokelat Bentuk Mr P, Mau Coba?

Buktinya saat ini banyak influencer muda berbakat di banyak bidang. Anak-anak sudah terbukti kreatif dalam membuat konten positif seputar mode, kecantikan, kesehatan, liburan, promosi kuliner dan banyak bidang lain.

Pemerintah juga mendorong agar generasi muda berani mengembangkan kreativitas di bidang apapun demi bisa menghasilkan uang. Hal itu dilakukan agar mereka tidak takut bersaing di kancah dunia.

Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Hanif Dakhiri mengatakan, pengembangan diri merupakan salah satu faktor penting meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia, ditengah persaingan global. Anak muda diyakini punya banyak keterampilan di luar akademis yang bisa dikembangkan.

 

“Generasi muda harus memiliki keterampilan lain di luar akademis. Terlebih yang bersertifikat khusus agar dapat bersaing di tengah era globalisasi,” ujarnya lewat siaran pers yang diterima Okezone, Jumat (20/4/2018).

Sayangnya, minimnya waktu, akses, biaya dan jaringan menjadi permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak milenial dalam mengembangkan keterampilannya. Mereka hampir tidak punya waktu lain untuk mengikuti kursus.

Berbeda halnya dengan anak-anak generasi zaman dulu, di luar mengikuti pelajaran di sekolah, mereka menyempatkan untuk kursus. Misalnya anak-anak mengembangkan bakatnya di dunia kecantikan, lini mode, olahraga, seni music, seni tari, teater dan lain sebagainya.

Padahal menurut Chief Operating Officer Rubelon Halim, anak milenial harus mengembangkan potensi bakatnay di banyak bidang. Mereka harus meningkatkan daya saing, serta mengembangkan diri di tengah persaingan era global.

“Kursus pengembangan bakat saat ini tidak hanya datang dan diajarkan oleh guru. Tapi bisa mengikuti tes dan kursus digital,” tambahnya.

BACA JUGA:

Icip-Icip Jajanan Kekinian, Mulai dari Bakso Aci Bandung hingga Es Kepal Milo

Apalagi saat ini, seseorang yang ingin menimba banyak ilmu itu tidak mengenal batasan usia. Semakin besar potensi pengembangan diri di bidang apapun, orang akan lebih mudah bersaing dan mendapat penghasilan tinggi. Hal inilah yang harus didapatkan anak-anak milenial agar tidak tertinggal.

“Saya sendiri sebagai praktisi ingin terus belajar namun seringkali terkendala hal waktu dan kesempatan. Sebenarnya banyak permasalahan yang bisa dipecahkan dengan metode,” ujar CEO Rubelon Syarif, menutup pembicaraan.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini