nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Takut Berkarir STEM, Girls Ubah Persepsi Anda

Annisa Aprilia, Jurnalis · Sabtu 21 April 2018 12:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 21 196 1889711 jangan-takut-berkarir-stem-girls-ubah-persepsi-anda-7HmkFe0o29.jpg

SAAT ini memang sudah zamannya emansipasi wanita. Namun, pada kenyataannya tidak sedikit pula perempuan yang masih merasakan ketidakseimbangan gender dalam karir Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM).

Akan tetapi, hal tersebut sebaiknya tidak dijadikan halangan bagi kaum perempuan untuk meniti karir. Pasalnya, ketidakseimbangan gender tersebut bisa diatasi dengan mengubah persepsi anak perempuan, karena perannya sangat penting dibidang STEM.

"Sekolah-sekolah saat ini dapat mengubah persepsi anak perempuan terhadap bidang STEM dengan cara memberikan eksposur terhadap role model bagi siswi, melalui kerjasama dengan tokoh perempuan setempat, seperti perempuan yang menekuni bidang STEM untuk berbagi cerita, perempuan itu memegang peranan sangat penting dalam bidang STEM," jelas Hanifah Ambadar, Founder dan CEO jaringan media digital, belum lama ini dalam sebuah acara yang digelar Microsoft.

Lebih lanjut, menurut perempuan yang disapa Hani ini, eksposur terhadap tokoh panutan perempuan sendiri mampu mematahkan stigma umum pada masyarakat, yang selama ini menganggap STEM adalah bidang karir yang maskulin dan diperuntukkan untuk laki-laki.

Di sisi lain siswi juga perlu mengimplementasikan dan menggunakan perangkat teknologi, yang dapat membantunya dalam mempelajari STEM.

"Pengalaman langsung membentuk hard skill dan soft skill, yang diperlukan perempuan muda untuk bekerja di bidang STEM. dengan pengalaman langsung, perempuan muda akan mendapatkan keahlian berharga, seperti pemikiran kritis, kreativitas, pemecahan masalah, dan keterampilan komunikasi," tutur Alamanda Shantika, engineer di salah satu start up terkemuka di Indonesia.

(Baca Juga: Inilah 5 Wajah Pria Paling Tampan di Dunia yang Pesonanya Tak Pernah Luntur)

"Ada tiga area kunci untuk mendorong perempuan muda masuk ke dalam karir yanh berhubungan dengan STEM, seperti meningkatkan eksposur dengan tokoh panutan di bidang STEM, menciptakan peluang dengan pengalaman langsung yang menunjukkan bagaimana STEM dapat membentuk masa depan dan membantu seseorang membayangkan masa depan bersama STEM," tambah Nina Wirahadikusimah, enterprise commercial director Microsoft Indonesia.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini