nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pantai Madhato, Berpasir Bersih dengan View Laut Jawa, Hanya Sepelemparan Batu dari Jakarta

Agregasi Antara, Jurnalis · Senin 23 April 2018 09:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 23 406 1890175 pantai-madhato-berpasir-bersih-dengan-view-laut-jawa-hanya-sepelemparan-batu-dari-jakarta-SCj4taA5l4.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, menyiapkan Pantai Madhato di Kecamatan Mauk sebagai destinasi wisata bahari andalan dengan kondisi alam masih belum dijamah dan memiliki pantai yang landai.

"Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait supaya dapat dikelola secara profesional dan memberikan pemasukan ke kas daerah," ujar Sekretaris Kecamatan Mauk, Cucu Abdurrosyied di Tangerang.

Cucu mengatakan pihaknya berupaya agar pantai tersebut sebagai desa wisata setelah melihat beberapa pantai lainnya di daerah ini.

Upaya untuk menjadikan Pantai Madhato sebagai desa wisata sudah mendapatkan persetujuan dari Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Pemkab Tangerang.

Untuk tahap awal, pihaknya melakukan pendataan pemilik tanah sekitar lokasi pantai, karena akan digarap secara bersama dengan melibatkan warga setempat.

(Baca Juga: 3 Masalah Kesehatan Ini Menjadi Alasan Avicii Meninggal Dunia, Benarkah?)

Selama ini pantai dengan pasir bersih itu belum digarap profesional tapi hanya banyak diketahui penduduk lokal untuk berlibur pada akhir pekan. Padahal, di lokasi tersebut terdapat hamparan pasir yang bersih sehingga dapat bermain sembari melihat keindahan pesisir Laut Jawa.

(Foto: Instagram dww2108)

Demikian pula, keberadaan pantai itu belum diketahui publik, maka perlu banyak promosi dan mengundang sejumlah jurnalis lokal untuk meliput.

(Baca Juga: Setelah Nama Persib Satu Sembilan Sembilan Tiga, Kini Nama Bayi Xiomi Gemparkan Jagat Maya!)

Namun sekitar Pantai Madhato dalam kurun lima tahun lalu banyak ditanamai palawija oleh penduduk tapi karena gelombang besar pada waktu tertentu menyebabkan tanaman itu diterjang akhirnya hilang menjadi lautan.

"Abrasi pantai menyebabkan tanaman produktif penduduk lenyap, maka diupayakan dengan mengali potensi wisata untuk digarap serius mendatangkan pemasukan," katanya.

Menurut dia, setelah diketahui pemilik lahan sekitar, maka mereka diajak untuk membuka usaha kuliner sebagai penunjang pariwisata. Sedangkan jarak pantai itu hanya sekira 1,2 km dari ibukota Kecamatan Mauk ke arah utara pesisir Tangerang.

(Baca Juga: Muncul Terapi Pijat Ular yang Dipercaya Lebih Ampuh, Berani Coba?)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini