nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menilik Situasi Malaria di Dunia dan Indonesia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 23 April 2018 20:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 23 481 1890462 menilik-situasi-malaria-di-dunia-dan-indonesia-Doe8bAmStx.jpg Ilustrasi (Foto: Thehealthsite)

MALARIA adalah penyakit infeksi disebabkan oleh parasit plasmodium yang hidup dan berkembang biak dalam sel darah merah manusia. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk anopheles betina, dan dapat menyerang semua kalangan baik orang dewasa maupun anak-anak.

Kasus malaria di Indonesia sebetulnya sudah mengalami penurunan setiap tahunnya. Bahkan, sejumlah provinsi dapat dikatakan eliminasi malaria dalam arti tidak memiliki potensi untuk menyebarkan wabah penyakit tersebut.

Namun di beberapa daerah di kawasan Timur Indonesia seperti Papua, Papua Barat, NTT, Maluku, hingga Kalimantan, malaria masih menjadi perhatian utama yang harus segera ditindaklanjuti. Pasalnya, manifestasi malaria berat dapat mengakibatkan demam tinggi, penurunan kesadaran, koma, pendarahan spontan, kegagalan multi organ sampai menyebabkan kematian.

Situasi Malaria di dunia dan Indonesia

Sejak tahun 2000, kematian akibat malaria secara global telah menurun sekitar 60%, di mana 65% terjadi pada anak usia Balita. Menurut data yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 3,2 milyar penduduk (setengah dari populasi dunia) tinggal di daerah berisiko tertular malaria.

(Baca Juga: Setelah Nama Persib Satu Sembilan Sembilan Tiga, Kini Nama Bayi Xiomi Gemparkan Jagat Maya!)

Pada tahun 2016, diperkirakan terdapat 216 juta kasus malaria, di mana 445 ribu kasus di antaranya menjadi penyebab kematian.

Di Indonesia setidaknya terdapat 417.819 kasus positif malaria pada tahun 2012 dan menurun hampur setengahnya pada tahun 2017 menjadi 261.271 kasus. Indonesia mengalami kemajuan dalam pemberantasan malaria, terlihat bahwa pada tahun 2017 sebanyak 188,3 juta penduduk tinggal di daerah bebas penularan malaria. Sementara 63 juta orang masih tinggal di daerah risiko tinggi dan sedang.

Baca Juga: Menyamar Jadi Wanita Muda Cantik nan Jelita, Tante-Tante Porotin Berondong Miliaran Rupiah

Sementara pada tahun 2017, angka API (Annual Parasite Incident) Malaria di Indonesia mengalami penurunan menjadi 0,99% per 1.000 penduduk dibandingkan tahun 2009 yakni, sebesar 1,85% per 1.000 penduduk.

Tantangan dalam eliminasi malaria di Indonesia

Eleminasi malaria merupakan suatu upaya untuk menghentikan penularan malaria setempat dalam satu wilayah geografks tertentu, dan bukan berarti tidak ada kasus malaria impor serta sudah tidak ada vektor malaria di wilayah tersebut. Kendati demikian, masih diperlukan kewaspadaan untuk mencegah penularan kembali.

Meski telah menunjukkan tren positif, penanganan kasus malaria di Indonesia juga menghadapi sejumlah hambatan. Koordinasi multi sektoral termasuk swasta, dinilai belum optimal dalam pengendalian yang lebih komprehensif dan terpadu. Selain itu, keterbatasan akses pelayanan kesehatan juga masih ditemukan di sejumlah daerah terpencil seperti Papua.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini