Cuci Tangan Hanya dengan Hand Sanitizer, Efektifkah?

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 24 April 2018 06:24 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 23 481 1890479 cuci-tangan-hanya-dengan-hand-sanitizer-efektifkah-Xnk2YyNm8R.jpg Hand Sanitizer (Foto: Ist)

TIDAK setiap orang memiliki kebiasaan untuk mencuci tangan. Padahal walaupun terlihat sepele, nyatanya kebiasaan tersebut memiliki dampak besar dalam pencegahan penyakit terutama infeksi saluran pernapasan dan diare. Disadari atau tidak, tangan merupakan salah satu tempat sarang bakteri.

Anda tentu pernah memegang sembarang benda di tempat umum dimana benda tersebut tercemar bakteri. Belum lagi ketika bersin atau batuk seseorang cenderung menggunakan tangannya untuk menutupi sehingga terpapar bakteri. Kemudian tanpa sadar tangan digunakan untuk mengambil makan. Otomatis bakteri tersebut masuk ke tubuh dan pada gilirannya dapat menyebabkan infeksi.

(Baca Juga: Pantai Madhato, Berpasir Bersih dengan View Laut Jawa, Hanya Sepelemparan Batu dari Jakarta)

Menurut dokter spesialis mikrobiologi klinis, dr Wani Devita Gunardi, SpMK, sebenarnya tubuh sudah memiliki bakteri atau flora normal. Namun apabila bakteri tersebut berada di tempat yang salah maka bisa berdampak negatif pada kesehatan. "Nah bakteri itu tentu mempunyai tempat favorit, terutama area lembap. Dengan mencuci tangan, (itu) sangat-sangat membantu untuk mencegah pengakit seperti diare dan ISPA. Sudah dibuktikan melalui beberapa penelitian infeksi di rumah sakit menurun setelah melakukan gerakan cuci tangan," tuturnya saat ditemui dalam sebuah di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Mencuci tangan merupakan salah satu cara untuk mengontrol dan mengurangi jumlah bakteri di tubuh. Dijelaskan oleh dr Wani untuk membersihkan tangan dari bakteri caranya harus tepat. "Paling tidak cuci tangan 10-20 detik, maksimal 30 detik. Bersihkan telapak dan punggung tangan juga sela-sela jari yang kadang dilupakan. Kuku juga jangan lupa, dilap dan ibu jari," tambahnya.

Lantas dengan apa seharusnya cuci tangan dilakukan mengingat sekarang sudah banyak pembersih tangan instan seperti tisu basah dan hand sanitizer? "Jadi cuci tangan ada berbagai cara, bisa pakai alcohol based. Ketika tangan tampak kotor tidak bisa, harus pakai sabun. Kalau hanya sekadar pergi atau abis memegang sesuatu pakai tisu basah juga bisa," imbuhnya.

(Baca Juga: Menyamar Jadi Wanita Muda Cantik nan Jelita, Tante-Tante Porotin Berondong Miliaran Rupiah)

Pada intinya tidak masalah hanya sekadar menggunakan pembersih tangan instan. Sebab tisu basah dan hand sanitizer mengandung alkohol yang bersifat sebagai antiseptik sama seperti sabun. Tapi ketika tangan kotor wajib menggunakan sabun terutama sabun desinfektan karena lebih maksimal dalam membersihkan bakteri.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini