Jangan Cium Bibir Bayi! Kondisi Mematikan Bisa Terjadi Karena Kebiasaan Ini

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 24 April 2018 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 24 481 1890680 jangan-cium-bibir-bayi-kondisi-mematikan-bisa-terjadi-karena-kebiasaan-ini-DlWoSJ1rj4.jpg Bayi Kena Herpes di China (Foto: Metro)

CIUMAN merupakan salah satu bentuk ungkapan sayang Anda kepada orang terkasih. Pun juga seorang ibu pada bayinya. Bahkan, tak jarang si ibu bukan hanya mencium pipi atau kening bayi, tetapi juga bibir.

Padahal, kebiasaan mencium bibir ini bisa membawa dampak yang kurang baik bahkan mematikan untuk si bayi, lho. Kenapa begitu?

 

Belum lama ini, Metro mengungkapkan kasus di mana ada seorang bayi yang mengidap herpes parah setelah si bayi menerima kecupan sayang di bibir oleh ibunya sendiri. Kondisi tersebut membuat si bayi harus mendapatkan perawatan intens dan salah sedikit dalam penanganan maka nyawa si bayi akan melayang.

Kisah ini terjadi di Tiongkok. Awalnya sang ibu seperti biasa, untuk menunjukan rasa sayangnya pada si bayi, dia sering menciumi bibir mungil anaknya itu. Namun, tiba-tiba saja kondisi janggal terjadi!

Tubuh si bayi langsung muncul ruam yang sangat banyak dan itu menutupi seluruh tubuhnya. Tahu tidak ini masalah apa? Herpes! Dan penyebab munculnya masalah ini adalah kebiasaan sang ibu yang menciumi bibir anaknya.

Setelah mengalami ruam yang sangat parah, si bayi yang identitasnya dirahasiakan itu langsung dibawa ke Zhejiang Provincial People's Hospital yang ada di Hangzhou, Tiongkok untuk mendapatkan perawatan medis. Sebagai informasi, tidak hanya muncul ruam yang sangat parah, Dokter Zhu Haiqiao yang menangani si bayi menyebutkan bahwa tubuh si bayi juga demam sangat tinggi.

Di lain sisi, dokter Zhu juga menjelaskan bahwa sang bayi sangat menderita dengan kondisi yang dia rasakan itu. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, bayi tersebut didiagnosa penyakit herpes simpleks virus 1- atau HSV-1.

Selidik punya selidik, saat sang dokter mempertanyakan apa yang biasanya dilakukan sang ibu pada si bayi hingga menanyakan apa yang bayi ini konsumsi, kesimpulan didapat bahwa kebiasaan si ibu mencium bibir bayinya yang kemudian menjadi akar masalah.

Jadi, secara tidak langsung, si ibu yang ternyata menularkan penyakit herpes mematikan itu pada bayinya melalui interaksi ciuman bibir ke bibir. Kebiasaan itu yang membuat virus herpes bawaan tubuh si ibu dengan mudah berpindah ke bayinya yang memiliki daya tahan tubuh dan proteksi diri lebih rendah.

Perlu Anda ketahui, masalah herpes ini mematikan karena kontradiksi penyakit lain seperti kerusakan organ dalam atau keracunan darah yang sangat fatal.

So, dari kisah ini, ada baiknya interaksi bayi dengan ibu ayah atau anggota keluarga lain mesti diperhatikan. Bukan bermaksud ini membatasi cinta kasih, namun menjaga kesehatan si bayi bukannya lebih penting?

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini