Jangan Takut Anak Sakit, Ini Pentingnya Aktivitas Fisik di Luar Rumah bagi Tumbuh Kembangnya

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 24 April 2018 18:23 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 24 481 1890966 jangan-takut-anak-sakit-ini-pentingnya-aktivitas-fisik-di-luar-rumah-bagi-tumbuh-kembangnya-LLPzktRH1t.jpg Aktivitas fisik dukung tumbuh kembang anak (Foto: Pinterest)

ORANGTUA mana yang tak ingin anaknya tumbuh dan berkembang secara optimal. Untuk mendukung hal tersebut, bukan hanya nutrisi saja yang dibutuhkan anak, tetapi juga eksplorasi aktivitas termasuk di luar ruangan. Namun terkadang orangtua diliputi rasa takut anaknya berada dalam bahaya bila melakukan aktivitas macam-macam.

Terlebih data Riset Kesehatan Dasar 2013 menunjukkan anak kecil yang bermain di luar ruangan berisiko terkena penyakit ISPA dan diare dua sampai tiga kali lebih tinggi. Ya, ISPA dan diare adalah penyakit yang rentan terjadi pada anak-anak terutama usia 1-4 tahun. Kemungkinan untuk terkena ISPA mencapai 41,9% sedangkan untuk diare adalah 21,2%. Walau begitu, menurut dokter spesialis anak dr Bernie Endyarni Medise, SpA (K), aktivitas di luar ruangan tetap perlu dilakukan anak untuk mengeksplorasi perkembangannya.

"Saat bermain di luar ruangan ada perkembangan bagi anak maka orangtua jangan terlalu takut. Semakin banyak aktivitas, maka anak semakin berkembang. Jadi berikan pengalaman sebanyak mungkin bagi anak kita," tuturnya saat ditemui dalam acara konferensi media 'DANCOW Iya Boleh Camp', Selasa (24/4/2018) di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Cerita-Cerita Lucu Tentang Mualaf Amerika yang Baru Masuk Islam

Lebih lanjut dr Bernie menjelaskan bila dua tahun pertama otak anak akan terbentuk hingga 80%. Kemudian di usia 5-6 tahun akan bertambah sebanyak 15% menjadi 90-95%. Periode tersebut dikenal dengan istilah critical period atau golden age sehingga anak harus mendapatkan banyak pengalaman karena akan berpengaruh dalam perkembangan jangka panjang.

"Anak harus mendapatkan nutrisi terbaik dan stimulasi-stimulasi dari orangtua. Dengan adanya nutrisi, stimulasi, dan cinta orangtua maka neuron akan terhubung dengan sel otak lain sehingga hubungannya semakin kompleks. Semakin kompleks otak, maka akan semakin bagus," tambah dr Bernie.

Baca Juga: Inilah 5 Wajah Pria Paling Tampan di Dunia yang Pesonanya Tak Pernah Luntur

Dokter yang bertugas di RSCM itu mengatakan bila sebaiknya orangtua jangan terlalu takut untuk mengizinkan anaknya bermain di luar rumah untuk mengeksplorasi berbagai hal. Tapi tentunya orangtua juga perlu memberikan perlindungan pada anak salah satunya dengan menjaga nutrisi anak.

Di dalam tubuh terdapat probiotik lactobacillus rhamnosus yang harus terus mendapatkan makanan karena berfungsi sebagai nutrisi perlindungan sehingga bisa menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menurunkan risiko infeksi saluran cerna.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini