nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Alasan Cinta Mulai Hilang Setelah Menikah

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 26 April 2018 11:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 26 196 1891611 5-alasan-cinta-mulai-hilang-setelah-menikah-XwOGELT8ss.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BANYAK orang berpikir bahwa cinta setelah pernikahan akan semakin kuat. Benar kah demikian? Ternyata apa yang terjadi tidak selalu sesuai dengan bayangan indah. Faktanya, cinta dalam pernikahan bisa saja hilang karena beberapa faktor.

Cinta adalah perasaan yang menyatukan pikiran, emosi, tubuh, dan jiwa dua orang individu yang berbeda. Dua insan yang sedang jatuh cinta biasa merencanakan pernikahan agar hubungan yang sedang dijalin resmi diakui.

Pernikahan adalah gerbang pembuka kebahagiaan dan juga ketidakbahagiaan. Akan berakhir di mana sebuah pernikahan, tergantung sepenuhnya pada dua insan yang menjalani. Berikut adalah lima faktor mengapa cinta dalam pernikahan bisa menghilang, dirangkum dari Boldsky, Kamis (26/4/2018):

1. Ekspektasi terhadap pernikahan

Ketika di awal menjalin hubungan, kedua insan akan terbiasa dengan harapan masing-masing individu. Namun, ketika sudah memasuki jenjang pernikahan, ekspektasi atau harapan juga semakin bertambah yang justru menjadi tekanan bagi pasangan tersebut.

Cinta lazim diikuti dengan harapan tertentu, tetapi pernikahan memperbesar pilihan akan harapan-harapan tersebut. Harapan yang kemudian berbuah tekanan itu adalah realita pahit yang harus dihadapi oleh pasangan suami istri. Apabila tidak bisa diatasi dengan baik, cinta bisa perlahan terkikis habis.

 

(Foto: Shutterstock)

 (Baca Juga: Cerita-Cerita Lucu Tentang Mualaf Amerika yang Baru Masuk Islam)

 

2. Tanggung jawab dalam pernikahan

Faktor yang bisa memengaruhi hilangnya cinta yang dibangun dari awal hubungan hingga ke pernikahan adalah tanggung jawab. Seiring berjalannya waktu, tanggung jawab yang semakin bertambah juga bisa menjadi beban tersendiri.

Dalam sebuah hubungan, cinta dapat diibaratkan seperti sebuah biji yang siap tumbuh, baik itu menjadi bunga atau buah. Namun, dalam pernikahan, pertumbuhan biji itu bisa saja terhambat oleh tekanan yang ditimbulkan dari berbagai tanggung jawab baru.

 (Baca Juga: Pramugari Cantik Asal Taiwan Ini Sedang Berlibur di Bali, Foto-Foto Seksinya Bikin Salah Fokus)

3. Argumen yang penuh kebencian

Ketika biduk rumah tangga mulai dihantam riak, berhati-hati lah saat mengungkapkan argumen Anda. Pendapat yang penuh dengan kebencian atau amarah dapat membawa pernikahan ke pinggir jurang.

Pada titik ini, cinta tidak lagi penting bagi kedua pasangan. Sebab, amarah dapat memadamkan cinta yang dibangun secara perlahan sejak awal hubungan.

4. Cinta terkikis tanpa kepentingan

 

Dalam hidup berumah tangga, seseorang biasanya berhenti untuk memperhatikan hal-hal penting serta kehilangan rasa hormat terhadap pasangannya setelah memasuki masa tertentu. Sebab, mereka akan berpikir akan selalu ada yang mendukung dalam situasi apa pun sehingga terkadang merasa masa bodoh. Pasangan biasanya melupakan rasa hormat dan pentingnya satu sama lain dalam hidup yang harus ditunjukkan dan diberikan agar mendapatkan dukungan dari partnernya.

Dalam kasus tersebut, rasa cinta akan makin terkikis. Padahal, cinta adalah upaya untuk saling menghormati. Ketika tidak ada rasa hormat dan menganggap pasangannya penting, maka cinta perlahan pergi tanpa permisi.

 (Baca Juga: Jelang Ramadan, Awkarin Ubah Tampilan dengan Mengenakan Hijab, Cantik Deh!)

 

5. Isu yang berulang seakan tanpa akhir

Isu-isu dalam pernikahan tidak akan pernah berakhir hingga perlahan memadamkan cinta tanpa disadari. Jika pernikahan itu melewati badai isu, maka semua kilat akan menjadi cobaan hebat bagi cinta di antara pasangan.

Cinta akan mati jika kilat tersebut dibiarkan terus menyambar dan tidak akan ada yang bisa Anda lakukan selain menyelesaikannya atau mengikhlaskannya. Sekali cinta itu mati, ia tidak akan pernah kembali atau mungkin sulit untuk dihidupkan kembali oleh kedua insan.

Akan selalu ada alasan dan ujian yang dapat memadamkan rasa cinta dengan pasangan. Agar cinta itu tidak hilang, Anda disarankan membawa pendekatan positif saat memasuki jenjang pernikahan. Dengan demikian, cinta akan senantiasa mengisi hati Anda dengan pasangan setiap hari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini