nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Tumbilotohe, Festival Unggulan Gorontalo untuk Tarik Wisatawan Muslim

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 26 April 2018 14:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 26 406 1891668 mengenal-tumbilotohe-festival-unggulan-gorontalo-untuk-tarik-wisatawan-muslim-2qhaqsO1Bo.jpg Festival Tumbilotohe (Foto: dsp_ryana/Instagram)

INDONESIA sebagai negara mayoritas Muslim, memiliki potensi besar dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis "halal tourism" (wisata halal). Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas wisata halal memang tengah mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dan kini berhasil menarik perhatian sejumlah negara untuk turut mengembangkannya.

Bagaimana tidak, sebagian besar wisatawan yang mengincar wisata ini pada dasarnya berasal dari negara-negara Timur Tengah yang umumnya sering memboyong kerabat dan keluarga besar mereka untuk berlibur ke suatu tempat. Hal ini tentu menjadi sebuah peluang emas bagi Indonesia untuk menggaet para wisatawan tersebut agar tertarik menyambangi Tanah Air.

Berbagai upaya pun telah dilakukan oleh Kementerian Pariwisata, termasuk mendukung sejumlah daerah di Indonesia yang tertarik mengembangkan wisata halal.

 (Baca Juga: Cerita-Cerita Lucu Tentang Mualaf Amerika yang Baru Masuk Islam)

Setelah Lombok, Padang, Banyuwangi, dan Aceh, kini Pemerintah Provinsi Gorontalo telah berkomitmen untuk membangun sarana dan prasana yang dapat menunjang aktivitas wisata halal di daerah mereka.

Seperti apa persiapannya?

 

(moh.hidayatpodu/Instagram)

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Nancy Lahay, Gorontalo sangat berpotensi menjadi salah satu destinasi wisata halal unggulan Indonesia, mengingat mayoritas penduduk yang ada di daerah tersebut beragama Islam.

"Hampir 99% masyarakat di Gorontalo itu Muslim, sehingga kami memiliki komitmen kuat untuk membangun wisata halal dan lingkungan berbasis masyarakat. Kenapa lingkungan dimasukkan? karena dalam berwisata itu lingkungan harus selalu dijaga. Kalau tidak, destinasi kita akan pudar dengan sendirinya," tutur Nancy Lahay, saat ditemui Okezone di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Rabu 25 April 2018.

 (Baca Juga: Jelang Ramadan, Awkarin Ubah Tampilan dengan Mengenakan Hijab, Cantik Deh!)

Terkait produk dan sumber daya manusia, Nancy menegaskan bahwa Provinsi Gorontalo telah siap melaksanakan sertifikasi produk secara besar-besaran demi mendukung program wisata halal tersebut.

"Kami juga punya MUI. Kami berharap mereka bisa membantu mensertifikasi semua produk-produk yang ada di Gorontalo. Paling tidak setiap tahun mensertifikasi 250 - 500 produk baik itu rumah makan, restoran, maupun hotel. Semuanya harus punya sertifikat halal," imbuhnya.

Tumbilotohe, wisata halal yang dimiliki Provinsi Gorontalo

 

 (dsp_syana/Instagram)

Nancy mengatakan, menjelang bulan Ramadhan ini masyarakat Gorontalo telah mempersiapkan diri untuk menggelar Festival Tumbilotohe yang diselenggarakan empat hari sebelum lebaran. Tumbilotohe sendiri merupakan tradisi memasang lampu minyak yang kemudian diletakkan di halaman, genteng rumah, bahkan hingga di sawah-sawah milik penduduk.

 (Baca Juga: Pramugari Cantik Asal Taiwan Ini Sedang Berlibur di Bali, Foto-Foto Seksinya Bikin Salah Fokus)

Tradisi dikabarkan sudah berlangsung sejak abad ke-15, dan masih terus dilestarikan hingga saat ini. Nancy mengatakan, ada sebuah kepercayaan yang diturunkan oleh para "orang tua" tempo dulu, bahwa 10 hari sebelum Lebaran, itu merupakan momen turunnya malam Lailatul Qadar.

"Ada kepercayaan di Gorontalo bahwa dengan memasang lampu dan menurunkan foto-foto di rumah, Lailatul Qadar bisa masuk ke dalam rumah. Di tempat-tempat tertentu kita juga memasang arkus, terbuat dari bambu kuning dan janur kuning," papar Nancy.

Setelah menikmati gemerlap lampu-lampu minyak, sebagian orang biasanya akan mampir ke pasar senggol untuk sekadar berwisata kuliner, atau membeli keperluan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini