nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ngupil Bisa Berujung Radang Otak, Ini Kata Dokter!

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 26 April 2018 19:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 26 481 1891804 ngupil-bisa-berujung-radang-otak-ini-kata-dokter-pfYbz0GsrT.jpg Ilustrasi mengupil (Foto: Shutterstock)

SIAPAKAH dari Anda yang sering mengorek hidung alias mengupil? Jika Anda termasuk orang yang gemar mengupil, maka sebaiknya Anda harus menghentikan kebiasaan ini.

Pasalnya, mengorek hidung dengan alasan membersihkannya dari kotoran adalah cara yang salah menurut dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorok (THT). Dokter tidak merekomendasikan orang untuk mengorek hidung meskipun alasannya untuk membersihkan, sebab kulit hidung bagian dalam bisa terluka, dan berakibat fatal.

“Kita tidak merekomendasikan untuk mengorek hidung, karena akan melukai kulit hidung yang banyak memiliki pembuluh darah. Jika tangan kotor justru membuat bakteri tidak bagus masuk ke pembuluh darah,” ungkap Dr. S. Hendradewi, SpTHT (K), Msi Med, saat ditemui Jakarta, Kamis (26/4/2018).

 (Baca Juga: Selain untuk Bernapas, Ini Fungsi Hidung yang Tak akan Kamu Duga!)

Dalam penjelasannya lebih lanjut terkait mengorek hidung menggunakan jari tangan, dokter Dewi mengungkapkan akibat yang bisa timbul, yaitu infeksi yang ditandai dengan mimisan. Bahkan, masalah yang lebih fatal lagi bisa terjadi ialah tumbuhnya bisul di dalam hidung.

 

(Foto: Shutterstock)

“Akibatnya bisa menimbulkan infeksi, seperti mimisan, yang fatal lagi di hidung kan ada pembatas antara lubang hidung kanan dan lubang hidung kiri, kalau dikorek-korek lalu luka, bisa terjadi abses atau bisul di dalam hidung,” imbuhnya.

Bila sudah tumbuh bisul di dalam hidung, maka orang tersebut artinya tengah mengalami kondisi emergency dan harus segara memeriksakan diri ke dokter spesialis THT. Pasalnya, jika terlambat memeriksakan diri, masalah lainnya akan timbul, yaitu sekat pembatas lubang hidung berlubang.

  (Baca Juga: Bersihkan Telinga Gunakan Cotton Bud Itu Bahaya, Begini yang Benar Kata Dokter!)

“Munculnya lubang ini bisa menyebabkan kondisi hidung seperti jok sepeda atau saddle nose, kalau berkelanjutan kuman akan menembus batas atas dari septum, terjadi radang otak, itulah emergencynya THT,” jelas dokter Dewi.

Masih dalam pemaparannya, dokter Dewi menjelaskan, jika pasien memiliki penyakit lainnya seperti diabetes atau yang kerap disebut sakit gula oleh masyarakat, maka akibat dari lubang pada hidung akan lebih fatal lagi.

“Cotton bud itu tidak boleh untuk telinga dan hidung. Alasannya, pertama kalau untuk telinga, kotoran yang seharusnya ditarik keluar justru terdorong ke dalam yang bisa menyebabkan gendang telinga pecah. Kedua, untuk hidung yang banyak memiliki pembuluh darah nanti bisa infeksi, yang paling ideal cara membersihkan hidung, ya cuci hidung,” ujarnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini