nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suntik Filler Sembarangan, Bibir Wanita Ini Malah Jontor

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 30 April 2018 14:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 30 481 1892876 suntik-filler-sembarangan-bibir-wanita-ini-malah-jontor-opLBVNFNoh.jpg Ilustrasi. (Foto: netmums)

AGAR dibilang cantik, wanita terkadang akan melakukan apa saja, termasuk harus mengubah penampilan fisiknya. Namun, untuk mengubah tampilan fisik, perlu dana yang tidak sedikit juga.

Lantas, bagaimana jika ingin cantik tapi dengan murah? Hati-hati loh, harga yang murah artinya ada yang harus dikorbankan, seperti yang terjadi pada seorang perempuan di Rusia bernama Elizaveta Tkachenko.

Awalnya, Elizaveta ingin melakukan suntik filler dengan harga murah. Tapi apa daya, perempuan berusia 30 tahun itu malah berakhir di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit di Stavropol pada awal April.

Baca Juga: Viral Pernikahan Pasangan SMP, Netizen Salah Fokus ke Make Up Manten

Alih-alih menyuntik filler dengan ahli kecantikan terlatih, Elizaveta menggunakan jasa temannya, Irina. Iriana sama sekali bukan tenaga medis, dia berprofesi sebagai akuntan. Dengan iming-iming harga murah, Irina pun meyakinkan Elizaveta bahwa dirinya hanya akan menggunakan filler berkualitas serta steril karena sudah memiliki banyak pengalaman.

Elizaveta Tkachenko

Suntk Filler sendiri, merupakan teknik penyuntikan zat asam hialuronat (HA) ke bawah lapisan kulit untuk menambah volume dan mengencangkan kulit. Asam hialuronat sendiri sebenarnya sudah ada di dalam tubuh kita namun jumlahnya terbatas. Filler yang ideal adalah filler non permanen yang tidak menimbulkan reaksi alergi, tidak menyebabkan peradangan, dapat diserap oleh tubuh dan memberikan tampilan yang natural.

Melansir Oddity Central, Senin (30/4/2018), suntikan filler Irina menyebabkan pembengkakan di bagian bibir serta mata Elizaveta. Pembengkakan itu awalnya dianggap normal, namun lama kelamaan Elizaveta sulit bernafas, mengalami sakit kepala yang luar biasa, serta bibirnya nampak seperti akan menyembur. Hanya satu hari setelah suntikan ilegal itu, ia dilarikan ke rumah sakit.

Elizaveta Tkachenko mengaku bibirnya sedikit menggembung di dua bagian dan terdapat gumpalan cairan serosanguinous, cairan yang mengandung darah. Di usia 30 tahun, kesehatannya sudah benar-benar terganggu dengan suntik filler ilegal tersebut. Dia mengaku tidak tahu dampak suntik ilegal itu dalam jangka panjang bagi kesehatannya.

Kepolisian Stavropol lantas memanggil Irina untuk dimintai keterangan serta menggelar penyelidikan. Dalam pemeriksaan, Irina tidak dapat menjelaskan zat apa yang disuntikkan ke wajah kawannya itu. Yang pasti, zat tersebut menyebabkan rasa terbakar yang ekstrem dan berpotensi sulit untuk diperbaiki.

Penyidik menyimpulkan bahwa Irina tidak memiliki pengetahuan dasar mengenai obat-obatan serta tidak memiliki izin untuk melakukan suntik kosmetik.

Elizaveta saat ini sudah dipulangkan dari rumah sakit, tetapi guratan di wajahnya masih memperlihatkan bekas penderitaannya. Pengalaman buruk itu membuatnya enggan bercermin. Elizaveta mengaku sungguh beruntung masih dapat hidup meski tidak tahu apakah wajahnya bisa kembali normal atau tidak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini