4 Potret Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina Berbagi Hal Positif di Dunia Pendidikan

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 02 Mei 2018 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 02 196 1893554 4-potret-miss-indonesia-2018-alya-nurshabrina-berbagi-hal-positif-di-dunia-pendidikan-DuqgzRgg1u.jpg Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina (Foto: alya.nurshabrina/Instagram)

MISS Indonesia 2018 Alya Nurshabrina sudah sejak lama peduli dengan pendidikan di Indonesia. Hampir separuh waktunya dihabiskan untuk berbagi hal positif untuk anak-anak, seperti menularkan minat baca dan edukasi penting lainnya.

Perempuan 22 tahun itu lama aktif menjadi volunteer di bidang pendidikan, bahkan saat dirinya belum menjabat sebagai Miss Indonesia. Dia senang berbagi dan mengajar anak-anak hingga ke pelosok Tanah Air.

Baginya, dunia pendidikan sangatlah menyenangkan dan bisa membuat orang mendapat banyak wawasan. Sayangnya, menurut dia, masih banyak anak-anak di Tanah Air yang belum mendapatkan hak belajar dengan merata.

 (Baca Juga: Selain Ganteng dan Cantik, 10 Artis Ini Otaknya Moncer, Nih Buktinya)

Karenanya, dia tak berhenti dan tak putus asa mengajarkan banyak hal baik kepada anak-anak. Banyak sekali aktivitas Alya yang selalu berbagi ilmu, terutama dalam bidang minat baca. Dirangkum Okezone, Rabu (2/5/2018), berikut adalah empat potret Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina, selama menjadi volunteer di dunia pendidikan.

Membuat balai belajar untuk anak-anak di Pulau Kei, Maluku

 

Kepedulian Alya di dunia pendidikan tidak hanya sebatas di Jabodetabek dan Jawa Barat, daerah asalnya. Alya menjadi volunteer Sahabat Peduli Indonesia yang pernah mengisi kekosongan dunia pendidikan di Pulau Kei, Halmahera, Maluku. Dia membuat balai belajar yang layak untuk anak-anak. Bahkan, banyak karya lukis dari goresan tangannya menghiasi dinding balai itu. Hal ini dilakukannya sejak sebelum menjabat sebagai Miss Indonesia 2018 lho.

Membaca serta menciptakan puisi tentang pendidikan

 

Menulis dan berpuisi termasuk hobi Alya yang tak pernah ditinggalkan. Ketertarikannya terhadap dunia sastra, terutama karya puisi sangat melekat di dirinya. Alumni Universitas Pajajaran Bandung itu pernah membuat puisi berjudul Persembahan Tut Wuri Handayani. Seperti ini sepenggal puisi yang dibacakannya.

Berdiri di hadapanku banyak pemuda

 

Ada getaran hebat yang kurasa di dada

 

Disatukan oleh gerakan kaki masa

 

Mohon dengarkan napasku yang bersahaja

 

Setiap hari kita belajar, karena semua partikel sel bersatu

 

Bukankah ini anugerah untuk kita semua memanah impian

 

Setiap waktu kita diuji

 

Ayo pemuda, kita bangkit dan belajar

Pernah membuat buku dongeng untuk anak-anak

 

Alya juga hobi sekali menularkan minat baca kepada anak-anak. Dia bahkan membuat buku dongeng secara langsung. Ada dua buku dongeng cerita rakyat, judulnya "Kabayan Raja Air dengan Cigending" dan "Kabayan dan Kodok Majalaya".

Dua bukunya itu mengisahkan kehidupan sehari-hari berupa banjir dan lingkungan dengan air yang kotor. Kisahnya pasti membuat anak-anak harus berusaha untuk mencari solusi saat terkena musibah. Karyanya itu sangat inspiratif dan membuat anak-anak suka membaca.

Menjadi pembicara seputar perempuan di hadapan anak SMA

 

Bertepatan dengan Peringatan Hari Kartini 2018, Alya juga tidak malu menjadi pembicara di hadapan anak-anak SMA. Dia berbagi pengalaman selama menjadi sosok perempuan zaman sekarang. Alya mengatakan, perempuan tidak boleh putus edukasi dan menjadi pondasi dalam keluarganya. Seorang perempuan juga harus peduli dengan lingkungan sekitar, terutama harus berbagi ilmu di dunia pendidikan.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini