Tips Umur Panjang dari Ahli Gizi, Kurangi Konsumsi Daging

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 02 Mei 2018 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 02 298 1893579 tips-umur-panjang-dari-ahli-gizi-kurangi-konsumsi-daging-3boLIBqDgI.JPG Daging (Reuters)

MENGHINDARI konsumsi daging, menurut sebuah riset yang dilakukan ahli gizi Harvard, dapat menyelamatkan jiwa. Ratusan ribu jiwa diklaim dapat diselamatkan setiap tahun, khususnya di negara-negara maju, jika penduduknya menerapkan pola makan vegetarian.

Dengan pola ini, professor epidemiologi dan nutrisi Dr Walter Willet meyakini sepertiga dari kasus kematian prematur sebetulnya dapat dicegah. Pernyataan ini disampaikan secara langsung pada acara Unite to Cure Forth International Vatican Conference di Vatican, 26 April lalu, menunjukkan bahwa banyak penelitan perlu dilakukan pada risiko diet daging berat.

Baca juga: 5 Makanan Pembakar Lemak Saat Tidur, yang Lagi Diet Yuk Cobain

Daging (Daily Meal)

Selain itu, diskusi panelis juga perlu terus dilakukan untuk mempertanyakan tren diet belakangan ini yang tengah digandrungi kaum urban, seperti diet paleo. Seperti diketahui, diet ini berfokus untuk mengonsumsi daging dan menghindari konsumsi biji-bijian, serta karbohidrat berbasis nabati lainnya.

“Kami baru saja melakukan beberapa perhitungan dengan melihat sejumlah pertanyaan penting tentang seberapa banyak kami dapat mengurangi konsumsi daging dan beralih ke pola makan nabati yang lebih sehat. Belum tentu sepenuhnya vegan atau vegetarian, namun perkiraan kami sepertiga kematian dapat dicegah dengan menerapkan pola makan atau diet tersebut,” tutur Willet seperti dilansir dari The Daily Meal, Rabu (2/5/2018).

Para peneliti, dokter dan ahli gizi mengakui bahwa masih banyak yang harus diperdebatkan dari hasil penelitian tersebut. Hasil ini tentu juga sangat bergantung pada pemilihan makanan yang tepat daripada produk daging.

Daging (Huffingston Post)

“Contohnya, jika orang memilih soda, roti putih, dan donat, tentu makanan tersebut bisa lebih buruk daripada daging,” tulis Willet dalam sebuah email kepada The Daily Meal.

Baca juga: Viral Penjual Roti Cane Cantik, Netizen Serbu dengan Rayuan Gombal

“Manfaat kesehatan baru dapat dirasakan jika kita mengganti makanan hewani ini dengan kacang-kacang atau biji-bijian utuh, seperti kacang polong dan kedelai,” tambahnya.

Willet mencatat bahwa menghindari konsumsi daging juga bermanfaat untuk mencegah perubahan iklim. “Mengurangi konsumsi makanan hewani, terutama daging merah dan produk susu, akan mengurangi produksi gas rumah kaca,” kata Willet.

“Pada akhirnya, kesehatan manusia bergantung pada kesehatan planet yang kita tinggali, jadi penelitian ini bisa menjadi kontribusi penting bagi keberlangsungan planet kita,” tambahnya.

Diet vegan, ujar dia, dapat memberikan banyak manfaat, tetapi hingga saat ini, Willet dan timnya mengakui belum mempelajari lebih lanjut efek menghindari konsumsi produk hewani sepenuhnya. Ia juga tidak dapat memastikan bahwa vegetarian menghasil semua manfaat kesehatan tertentu. Namun ini bukan pertama kalinya para ahli berhipotesis tentang manfaat mengurangi konsumsi daging.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini