Ditemukan Bentuk Semut Neraka Purbakala Mirip Setan, Lihat Foto-Fotonya Bikin Merinding

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 02 Mei 2018 10:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 02 406 1893487 ditemukan-bentuk-semut-neraka-purbakala-mirip-setan-lihat-foto-fotonya-bikin-merinding-wL8fEYCcWQ.jpg Semut Neraka (Foto: Newscientist)

PERNAH membayangkan bertemu Semut Neraka di rumah Anda? Tidak perlu. Sebab, spesies tersebut sudah lama punah. Binatang dengan nama Latin Linguamyrmex Vladi itu diketahui hidup pada Periode Krustasea di bumi, sekira 145-66 juta tahun yang lalu.

Namun, ilmuwan belum lama ini menyatakan bahwa Semut Neraka adalah bentuk semut pada zaman purba. Peneliti di Institute of Technology New Jersey, Phillip Barden mengatakan, mulut semut itu terlihat mendongak, mirip sebuah pedang yang siap untuk dihunuskan ke musuh.

Sementara itu, di bagian kepala, semut neraka memiliki organ serupa tanduk dan rahang bawahnya cukup panjang, sehingga mirip dengan gading gajah. Fosil semut neraka berusia 98 juta tahun itu ditemukan oleh Barden dan kawan-kawan penelitinya di Myanmar.

Hasil gambar untuk Linguamyrmex Vladi

“Rahang bawah ini akan terangkat dan menjepit ketika mendapatkan mangsa,” tutur Phillip Barden, melansir dari New Scientist, Rabu (2/5/2018).

Bagian yang nampak menyeramkan tidak hanya bentuk gadingnya saja, tetapi tanduk semut neraka. Peneliti dari University of Rennes, Vincent Perrichot menerangkan, tanduk dari semut neraka diperkuat dengan logam atau besi yang membuatnya tidak bisa hancur.

Pada 2016, pria asal Prancis itu pernah menerbitkan pemaparan mengenai semut neraka bertanduk lainnya yang ia sebut ‘semut unicorn’.

Hasil gambar untuk Linguamyrmex Vladi

Barden sepakat bahwa semut neraka menguatkan tanduknya dengan logam. Sebab, tanduk itu harus menahan dampak berulang dari rahang. Cara serupa juga dilakukan oleh serangga-serangga pada masa modern dengan diperkuat oleh zat besi.

Keunikan dari semut neraka adalah mereka menghisap cairan pada serangga yang disebut haemolyph, mirip dengan vampir yang menghisap darah manusia. Barden menjelaskan, ketika posisi rahang sedikit maju, ada semacam corong penghisap yang menuju langsung ke bagian mulut.

Tanduk yang memiliki kandungan logam itu diyakini Barden membuatnya cukup kuat untuk menusuk mangsa. Meski sejauh ini hanya spekulasi, Barden optimis akan menemukan spesimen lain yang dapat mengungkapkan secara sempurna mengenai semut neraka tersebut.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini