Perawatan Botox Tetap Dipilih Selebritas Hollywood

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 02 Mei 2018 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 02 481 1893593 perawatan-botox-tetap-dipilih-selebritas-hollywood-czoTPMqmbm.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

MESKI bukan perawatan baru, botox masih menjadi perawatan yang dipilih para selebritas Hollywood. Perawatan botox pun kini mengalami banyak pengembangan menjadi perawatan baru, seperti caci facial, lip flip, 3D beautification.

Menurut pakar perawatan kulit di Hollywood, Lena Bratschi, hingga kini botox masih menjadi andalan para selebritas Hollywood. Selebritas seperti Kim Kardashian dan Jennifer Lopez secara rutin melakukan perawatan menggunakan botox.

“Selebritas lain, seperti Jason Bateman, Amanda Anka, Ashley Graham, Julianne Hough, Derek Hough, dan Nicola Peltz, juga rutin merawat wajahnya dengan botox,” ujar Bratschi, dilansir dailymail.co.uk .

Sementara itu, menurut Dean Nathanson, MD & founder CACI International, sejak awal 2018, para selebritas, seperti Kim Kardashian dan Jennifer Lopez, telah mencoba perawatan caci facial .

Perawatan yang juga disebut sebagai nonsurgical face lift ini menggunakan terapi cahaya LED simultan yang dikombinasikan dengan arus mikro. Tujuannya merangsang produksi kolagen sehingga memicu efek anti-penuaan pada kulit wajah.


Botox. Foto:  Treathampshier

“Perawatan ini menggunakan teknologi mikro untuk mengirimkan impuls listrik kecil yang membantu meratakan dan melembutkan ekspresi wajah,” ujar Nathanson. Tidak hanya menggunakan cahaya LED simultan, perawatan caci facial juga menggunakan botox dari bahan hyaluronic acid .

Menurut dia, tambahan kandungan kolagen dan air mawar juga digunakan dalam perawatan ini. “Ketiga bahan ini memberikan tampilan kulit tampak muda, terhidrasi, dan kenyal,” ucap Nathanson. Selain caci facial , botox juga dikembangkan dalam perawatan bernama lip flip .

Perawatan ini diciptakan Min S Ahn, ahli bedah plastik wajah bersertifikat yang berbasis di Boston. Menurutnya, penggunaan botox di area bibir yang dilakukan Kylie Jenner dan Roxy Jacenko membuat banyak perempuan ingin melakukan hal yang sama. Sayangnya, menurut Ahn, injeksi botox berlebihan di area bibir justru akan membuat bibir bengkak secara permanen.

Karena itu, dia menciptakan perawatan lip flip. “Efek perawatan botox segera terlihat menyusut setelah 3-4 bulan pascapenyuntikan,” ujar Ahn. Dia menerangkan, penggunaan perawatan lip flip masih menggunakan botox.

[Baca Juga: Apa Bedanya Filler dan Botox?]

Namun, yang membedakannya dengan prosedur botox biasa adalah teknik membalik bibir bagian atas. “Perawatan lip flip menggunakan botox untuk melemaskan otot-otot mulut. Setelahnya, bibir bagian atas sedikit digulung. Hal ini untuk menambahkan ilusi bibir yang lebih penuh,” ujar Ahn.

Di Indonesia, perawatan botox dikembangkan menjadi 3D beautification oleh The Clinic Beautylosophy. Menurut CEO The Clinic Beautylosophy dr Danu Mahandaru SpBP-RE, 3D beautification adalah teknik perawatan kombinasi dari threadlift, botox, dan dermal filler.

Botox. Foto:  Skinhampshier

“Perawatan ini bertujuan membentuk wajah, peremajaan kulit, menghilangkan kerutan, dan menambah volume wajah,” ujar Danu. Durasi perawatan 3D beautification , menurut Danu, hanya membutuhkan waktu 30-60 menit. Hasilnya dapat terlihat maksimal setelah 2-4 minggu, tergantung kemampuan healing dan pembentukan kolagen tiap pasien.

Pemulihan pascatindakan hanya berlangsung 3-7 hari. “Waktu re-treatment (perawatan ulang) lebih lama dibandingkan jika melakukan treatment masing-masing secara terpisah,” ujar Danu. (abp)

[Baca Juga: Berapa Lama Jarak Aman Suntik Botox Kembali?]

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini