Kreasi Wastra Nusantara "Out of The Box" dari Novita Yunus

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 03 Mei 2018 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 03 194 1894160 kreasi-wastra-nusantara-out-of-the-box-dari-novita-yunus-IVOFDN64xn.jpeg Kreasi kain tradisional (Foto: Pradita/Okezone)

KEKAYAAN akan ragam budaya Tanah Air memang tidak ada habisnya untuk dikreasikan kembali menjadi suatu karya baru, yang memiliki nilai seni tersendiri.

Salah satunya ialah warisan wastra Nusantara, batik. Walau sudah begitu populer, begitu banyak orang yang mengkreasikan batik menjadi suatu karya baru, batik rasanya tidak pernah habis untuk diolah menjadi suatu karya seni yang hadir dengan nafas dan tampilan baru.

Misalnya yang diperlihatkan oleh perancang mode Novita Yunus dalam pagelaran Surabaya Fashion Parade hari pertama, Rabu (3/4/2018) kemarin. Novita yang fokus dengan kualitas wastra Nusantara, semalam mencoba menghadirkan koleksi rancangan yang menjadi pertemuan antara sesuatu yang tradisional khas Indonesia yakni batik dengan suatu teknik tradisional dari Jepang, Shibori. Yup, mengusung tema "Against The Tide", semalam Novita berhasil memukau mata yang melihat hasil karya rancangannya.

 Baca juga: Claudia Azizah, Selalu Menangis saat Mendengar Azan hingga Menjadi Mualaf

Dalam koleksi "Against The Tide" ini, Novita ingin memperlihatkan bahwasanya dua teknik yang berbeda yakni batik dan shibori bisa dikombinasikan jadi satu lalu menghasilkan suatu karya yang mengejutkan.

Proses normalnya, setelan busana akan dibuat dengan metode menggunakan batik terlebih dahulu baru kemudian teknik shibori. Namun, kali ini Novita menerapkan metode sebaliknya di mana ia mengaplikasikan teknik shibori terlebih dahulu baru selanjutnya teknik batik.

Pertama, material kain polos seperti linen, silk, katun dan rayon akan diletakkan di shibori yang mana hasilnya akan menjadi warna background. Kemudian setelah selesai dengan shibori, teknik membatik wax-resist dyeing akan diaplikasikan.

Disebutkan pula, koleksi ini juga sebelumnya telah terlebih dahulu dipamerkan dalam gelaran Amazon Fashion Week Tokyo Autumn/Winter 2018 pada Maret lalu. Secara keseluruhan, koleksi rancangan dengan permainan warna deep blue, cokelat, deep green, dan merah serta gradiasi warna ini juga memperlihatkan beberapa kain tenun anyaman tangan Garut untuk memberikan tekstur.

 [Baca Juga: Batu Termanu di Rote Ndao Menyimpan Legenda Mistis]

Semua teknik serta material bahan yang dijelaskan di atas ini, diaplikasikan dalam bentuk outfi berpotongan long coat, long vest, jaket, serta oversized kaftan, oversized shirt yang flowly, dress, dan celana palazzo yang diketahui merupakan signature dari koleksi Novita Yunus.

Terakhir, sebagai penyempurna tampilan keseluruhan, disematkan pula berbagai bentuk aksesori seperti clutch beraksen fringe, fringed sling bag, magazine bag yang terbuat dari batik dan shibori dikombinasikan dengan material bahan suede dan kulit yang diberi beragam corak, serta sepatu yang dibuat dari kombinasi material bahan kulit, batik, dan shibori.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini