nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Korban Bullying Mulai dari Depresi hingga Bunuh Diri

Arsan Mailanto, Jurnalis · Jum'at 04 Mei 2018 19:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 04 196 1894530 dampak-korban-bullying-mulai-dari-depresi-hingga-bunuh-diri-3nzvy1k50b.jpg Ilustrasi (Foto: Aceofgeeks)

TINDAKAN bullying memang kerap dialami banyak orang tanpa memandang usia. Kasus bully yang sering terjadi di kalangan anak-anak dan remaja sebenarnya sangat memprihatinkan.

Bahkan beberapa kasus menunjukkan bahwa anak korban bullying sangat tertekan, depresi, hingga memutuskan bunuh diri.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengatakan bullying berdampak negatif terhadap semua pihak yang terlibat, baik terhadap target korban bullying, pelaku bullying, bystander/saksi yang menyaksikan kejadian bullying, dan terhadap sekolah jika terjadi di lembaga pendidikan.

Pasalnya, sebuah studi malahan mengatakan bahwa terdapat 20% orang ikut campur tangan jika menyaksikan atau mengetahui kasus bully, berarti 80% orang lainnya abai atau tidak berbuat apa-apa saat menyaksikan atau mengetahui kasus bullying di sekitarnya.

 

(Foto: Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti/Arsan Mailanto/Okezone)

Menurut Retno, bullying biasanya terjadi berulang dalam jangka waktu yang cukup panjang dan umumnya ada relasi tak seimbang antara korban dengan pelaku bullying.

"Dampak bullying yang dirasakan anak korban seperti mengalami depresi (murung, enggan bergaul, ketakutan), kurang menghargai diri sendiri, memiliki masalah kesehatan akibat psikologis dan prestasi akademik menurun, serta bisa memiliki pikiran untuk bunuh diri. Jadi jangan remehkan Bullying,” ujarnya kepada awak media, Jakarta, Jumat (4/5/2018).

Maka dari itu berkenaan dengan Peringatan Hari Anti Bullying sedunia pada 4 Mei 2018 yang sudah ditetapkan PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) sejak 2012.

Maka KPAI memperingati bersama dengan Lawyer Sahabat Anak Hotman Paris, KAMI, LPAI (Lembaga Perlindungan Anak Indonesia), Komunitas Sudah Dong, para artis pendukung film “Stop Bullying” yang diproduksi Surya Film, dan perwakilan sekolah di Kedai Kopi Johny Kelapa Gading.

 

"Ini untuk pertama kalinya ada kolaborasi bareng berbagai pihak untuk mengampanyekan Anti Bullying," ungkap Retno.

Mari Bantu Stop Bullying

Tak hanya itu Retno juga menyampaikan, anak korban dan anak saksi bullying harus dibantu. Agar mereka bisa melindungi dirinya dari bullying dan membantu anak korban bullying.

Baca juga: Inilah 5 Wajah Pria Paling Tampan di Dunia yang Pesonanya Tak Pernah Luntur

"Pertama, rehabilitasi korban bully sangat penting karena akan mengobati luka batinnya sehingga tidak akan memiliki perasaan pembalasan," ia menuturkan.

Kedua, lanjutnya pelaku bullying sebagian besar pernah menjadi korban bully.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa "Orang Arab" Doyan ke Puncak, Alasannya Tidak Bisa Dipercaya!

"Yang ketiga, oleh karena itu pelaku juga harus direhabilitasi kejiwaannya agar secara psikologis dapat pulih dari perasaan dendam dan tersakiti. Jangan anggap remeh bullying," tegas Retno.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini