Cara Sikat Gigi yang Benar untuk Hasilkan Senyum Percaya Diri

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 05 Mei 2018 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 04 481 1894646 cara-sikat-gigi-yang-benar-untuk-hasilkan-senyum-percaya-diri-0hrcwYrgtW.jpg Ilustrasi (Foto: Express)

AWALI hari dengan senyuman. Mungkin Anda sudah mendengar ungkapan tersebut. Tak bisa dipungkiri, senyum memang bisa mengubah suasana hati dan pikiran dalam sekejap bila dilakukan dengan tulus.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh ahli dari Universitas Missouri, Kansas City pada 2016 lalu, senyum membawa banyak manfaat bagi kesehatan. “Senyum bisa meningkatkan mood dan sense of well-being, menurunkan tekanan darah, mengurangi dampak stres, bahkan rentang senyum dapat memprediksi usia dan membuat seseorang tampak lebih muda,” ungkap Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. Selaku Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Unilever Indonesia Foundation.

Senyum menyimpan energi positif dan optimisme yang dapat dibagikan dan ditularkan kepada orang lain. Sekadar informasi, tersenyum merupakan kebiasaan menular. Menurut penelitian, 50% orang akan membalas bila diberikan senyuman. Meskipun terlihat sederhana, senyum merupakan sumber kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan.

(Baca Juga: Bully Berakhir Maut, Ini 3 Peristiwa Balas Dendam Korban Bullying)

Ditemui dalam acara temu media bertajuk ‘Gerakan #SenyumSatuIndonesia’ yang diselenggarakan oleh Pepsodent, Drg. Ratu menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut agar seseorang mampu tersenyum dengan percaya diri. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan rutin menyikat gigi.

“Jangan lupa untuk menyikat gigi sehabis sarapan dan sebelum tidur. Bagi yang memiliki kebiasaan gosok gigi dulu di pagi hari baru sarapan, cobalah ubah kebiasaan tersebut. Begitu juga bagi yang tidak biasa menyikat gigi sebelum tidur karena kebiasaan itu bisa berdampak buruk,” ungkapnya, Jumat 4 Mei 2018 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

(Baca Juga: Hindari 5 Hal Ini jika Tak Mau Di-Bully)

Di samping itu, cara menyikat gigi tidak boleh asal. “Sikat gigi jangan terlalu keras, jangan dari kiri ke kanan melainkan dari gusi ke gigi. Sebab gerakan dari kiri ke kanan dapat menyebabkan gigi menjadi sensitif dan bisa melukai gigi. Selain itu perhatikan juga pemilihan sikat giginya, kepala sikat harus kecil agar bisa menjangkau hingga ke dalam rongga mulut,” jelas Drg. Ratu.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah berkumur sehabis menyikat gigi. Drg. Ratu mengatakan bila sebenarnya berkumur cukup satu kali saja agar kandungan aktif seperti fluoride menempel lebih lama di rongga mulut sehingga lebih banyak manfaat yang didapatkan. Selain itu, jangan lupa untuk membersihkan sisa pasta gigi atau sisa makanan yang tertempel di bulu sikat dan penggantian sikat gigi disarankan paling tidak tiga bulan sekali.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini