Ladies, Mau Cepat Hamil? Kurangi Makanan Jenis Ini

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 07 Mei 2018 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 07 481 1895207 ladies-mau-cepat-hamil-kurangi-makanan-jenis-ini-c8wLb5O2aN.jpg Ilustrasi Ibu Hamil. (Foto: TheHealthsite)

LADIES catat ya! Kalau kamu mau ingin cepat hamil ada makanan yang wajib dikonsumsi dan dihindari, apa saja? Menurut penelitian yang dilakukan Robinson Research Institute Universitas Adelaide, jika kamu banyak mengonsumsi junk food dan menjauhi buah, kamu kemungkinan membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil.

Seperti disitat dari thehealthsite, Senin (7/5/2018), para peneliti telah meneliti pola diet 5.598 wanita di Australia, Selandia Baru, Inggris dan Irlandia. Para wanita yang dipilih tersebut, masih belum memiliki momongan.

Profesor Claire Roberts, yang memimpin penelitian, menemukan bahwa makan makanan berkualitas, mencakup buah, dan meminimalkan konsumsi makanan cepat saji telah meningkatkan kesuburan dan mengurangi waktu yang diperlukan untuk hamil.

Baca Juga: Diunggah ke Instagram, Intip Foto Putra Bungsu Pangeran William


pregnancy-drink water-THS

(Foto: Shutterstock)

Penelitian tersebut menemukan bahwa wanita, yang makan buah tiga kali atau lebih dalam sehari selama sebulan akan lebih subur, ketimbang wanita yang makan buah kurang dari satu hingga tiga kali. Mereka yang jarang mengonsumsi buah, akan membutuhkan waktu setengah bulan lebih lama untuk hamil.

Selain itu, penelitian juga membandingkan wanita yang tidak pernah atau jarang makan makanan cepat saji dengan mereka yang sering makan junk food. Terbukti, wanita yang mengonsumsi makanan cepat saji empat kali atau lebih dalam seminggu, membutuhkan waktu hampir satu bulan lebih lama untuk hamil.

Di antara semua pasangan dalam penelitian, 468 (8 persen) pasangan diklasifikasikan sebagai tidak subur (butuh lebih dari satu tahun untuk hamil), sementara sebanyak 2.204 (39 persen) hanya membutuhkan waktu satu bulan.

Baca juga: Bosan Hidup Modern, Pria Ini Tinggal di Pulau Terpencil Sejak 1989

(Foto: Reuters)

Ketika para peneliti melihat dampak diet pada infertilitas, mereka menemukan bahwa wanita dengan asupan buah terendah, memiliki peningkatan risiko infertilitas dari 8 persen menjadi 12 persen. Sementara mereka yang makan makanan cepat saji empat kali atau lebih dalam seminggu, risiko infertilitas meningkat dari 8 persen menjadi 16 persen.

Oleh karena itu, salah satu peneliti, Dr Jessica Grieger, merekomendasikan wanita yang ingin hamil harus menyesuaikan asupan makanan mereka, terhadap rekomendasi diet untuk kehamilan. "Data kami menunjukkan bahwa seringnya konsumsi makanan cepat saji menunda waktu kehamilan,โ€ jelas dia.

Adapun penelitian sebelumnya, cenderung berfokus pada diet para wanita yang didiagnosis atau menerima pengobatan untuk infertilitas. Dari 5.598 wanita, mayoritas 5.258 (94 persen) tidak menerima perawatan kesuburan sebelum konsepsi dan 340 melakukannya.

Selama kunjungan pertama pada sekira usia kehamilan 14-16 minggu, bidan mengumpulkan informasi tentang waktu yang diperlukan untuk hamil dan diet mereka. Ini termasuk rincian pola makan mereka di bulan sebelum pembuahan, dan seberapa sering mereka mengonsumsi buah, sayuran berdaun hijau, ikan, dan makanan cepat saji.

Makanan cepat saji tersebut, termasuk burger, pizza, ayam goreng, dan keripik yang dibeli dari gerai makanan cepat saji atau dibawa pulang. Sedangkan makanan cepat saji yang dimakan di rumah atau dibeli dari supermarket tidak termasuk dalam data yang dikumpulkan.

Image result for pregnancy diet, reuters

(Foto: Reuters)

Mereka pun menyesuaikan hubungan dengan diet pra-kehamilan untuk memperhitungkan beberapa faktor yang diketahui meningkatkan risiko infertilitas, termasuk indeks massa tubuh dan usia ibu, merokok dan asupan alkohol.

Para peneliti juga menemukan bahwa meskipun asupan buah dan makanan cepat saji mempengaruhi waktu hingga kehamilan, asupan sayuran hijau atau ikan tidak mempengaruhi waktu kehamilan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini